FIKES UB Gelar Pelatihan Pencegahan Kekerasan bagi Satgas Perguruan Tinggi Se-Indonesia

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya (FIKES UB) Malang menggelar pelatihan bertajuk Management Unit Penanganan Kekerasan dan Mental Health Issue di Sekolah dan Perguruan Tinggi

Mei 22, 2026 - 17:30
FIKES UB Gelar Pelatihan Pencegahan Kekerasan bagi Satgas Perguruan Tinggi Se-Indonesia

MALANG - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya (FIKES UB) Malang menggelar pelatihan bertajuk Management Unit Penanganan Kekerasan dan Mental Health Issue di Sekolah dan Perguruan Tinggi bagi satuan tugas (satgas) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Lantai 5 Gedung Amphitheater FIKES UB, Rabu-Kamis (20-21/5/2026), dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kota.

Dekan FIKES UB, Prof. Dian Handayani, S.KM., M.Kes., Ph.D., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program Badan Pengembangan Kewirausahaan (BPK) yang dikemas dalam kerangka akademik berbasis kewirausahaan sosial. Pihaknya menggandeng dosen-dosen berkompetensi di bidang kesehatan jiwa untuk berbagi keahlian kepada jaringan perguruan tinggi mitra.

"Kita harus mengikuti semuanya, sesuai arahan pimpinan, untuk menangkap pentingnya memfasilitasi anak-anak kita, terutama mahasiswa dalam menghadapi tekanan akademik, adaptasi sosial, dan tuntutan prestasi yang bertubi-tubi," jelas Prof. Dian Handayani, Dekan FIKES Universitas Brawijaya.

Lebih lanjut, Prof. Dian mengungkapkan bahwa Universitas Brawijaya telah membentuk dua badan khusus sebagai respons terhadap meningkatnya eskalasi masalah kesehatan mental di lingkungan kampus. Di tingkat universitas, terdapat satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) yang mencakup penanganan kekerasan seksual sekaligus kesehatan mental. Sementara di level fakultas, terdapat Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) yang ke depannya akan bertransisi menjadi Unit Layanan Konseling dan Pencegahan Kekerasan.

Ns. Ahmad Hasyim Wibisono, M.Kep., Sp.Kep.MB, salah satu narasumber pelatihan, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respons konkret terhadap dampak kekerasan yang kian mengancam kualitas hidup mahasiswa. Menurutnya, kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan tidak hanya menimbulkan trauma jangka pendek, melainkan berpotensi menyebabkan gangguan permanen seperti penurunan konsentrasi, hambatan bersosialisasi, hingga ketidakmampuan mengelola stres — dan dalam kasus ekstrem, berujung pada tindakan menyakiti diri sendiri.

"Kegiatan ini sebagai bentuk respons kita terhadap meningkatnya masalah kekerasan dan dampaknya pada kesehatan mental, yang berujung pada penurunan kualitas hidup mahasiswa, bahkan tak jarang mencelakai diri sendiri," kata Ahmad Hasyim Wibisono, M.Kep., Sp.Kep.MB, Narasumber Pelatihan.

Ketua Satgas PPKPT Universitas Brawijaya, Ns. Muhammad Sunarto, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.J., mengingatkan bahwa sesuai Permendikbud Ristek Nomor 55 Tahun 2024, setiap perguruan tinggi wajib mendirikan lembaga satgas Tindak Pidana Pelecehan dan Kekerasan (TPPK). Ia mengakui bahwa tantangan terbesar yang dihadapi kampus-kampus adalah keterbatasan sumber daya manusia yang terlatih serta keberagaman kebijakan institusional masing-masing perguruan tinggi.

"Di lembaga pendidikan itu seharusnya menyediakan pintu terbuka selebar-lebarnya untuk laporan. Semakin dibuka pintunya, semakin banyak laporan yang masuk — dan itu justru pertanda sistem perlindungan bekerja," papar Muhammad Sunarto, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.J., Ketua Satgas PPKPT UB.

UB - 1

Acara ini turut mengundang narasumber dan pembicara:
Prof. Dian Handayani, S.KM., M.Kes., Ph.D.
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Brawijaya Ns. Ahmad Hasyim Wibisono, M.Kep., Sp.Kep.MB
Narasumber & Dosen FIKES UB
Ns. Muhammad Sunarto, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.J.
Ketua Satgas PPKPT Universitas Brawijaya Dr. Lucky Endarwati, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Koordinator Diskriminasi dan Intoleransi, Satgas PPKPT UB
Ratri Nurwanti, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Koordinator Kekerasan dan Perundungan, Satgas PPKPT UB + 15 Perguruan Tinggi Peserta
Dari Malang, Kediri, Sumenep, Lamongan, Semarang, Bandung, Bali, dan kota lainnya

Perguruan Tinggi Peserta Pelatihan

•  Universitas Brawijaya — Fakultas Kedokteran & Fakultas Peternakan (Malang)
•  Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
•  Universitas Negeri Malang (UM)
•  Politeknik Stikes Panti Waluya (Malang)
•  Stikes Widiarma Husada
•  Universitas Strada Indonesia (Kediri)
•  Universitas Wiraraja (Sumenep)
•  Universitas Muhammadiyah Lamongan
•  UIN Walisongo (Semarang)
•  Universitas Muhammadiyah Gombong
•  Universitas Udayana (Bali)
•  Universitas Aisyiyah (Bandung)
•  Institut Teknologi Kesehatan Bali (ITKES Bali). (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow