Empat Wilayah di Kota Batu Belum Bangun KDMP, Di Mana Saja?
Empat desa dan kelurahan di Kota Batu masih belum memulai pembangunan fisik gudang dan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) karena terkendala ketersediaan lahan.
BATU - Program pembangunan gudang dan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kota Batu terus dikebut. Namun hingga kini, masih ada empat desa dan kelurahan yang belum memulai pembangunan fisik karena terkendala ketersediaan lahan.
Berdasarkan data Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu, dari total 24 desa dan kelurahan, sebanyak 20 wilayah telah memulai pembangunan gerai KDMP. Sejumlah lokasi bahkan sudah menuntaskan pekerjaan fisik.
Adapun empat wilayah yang belum memulai pembangunan yakni Kelurahan Sisir, Kelurahan Ngaglik, Desa Sidomulyo, dan Desa Pesanggrahan.
Kepala Bidang Koperasi Diskumperindag Kota Batu, Muhammad Ghufron Sholihin, mengatakan perkembangan terbaru terjadi di Desa Oro-Oro Ombo yang menjadi wilayah terakhir memulai pembangunan pada bulan ini.
"Terakhir di Oro-Oro Ombo, lokasinya di Jalibar. Bulan ini sudah dilakukan peletakan batu pertama," ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Ia menjelaskan, setelah pembangunan gedung berjalan, tahapan selanjutnya adalah pemenuhan sarana dan prasarana gerai. Namun proses distribusi fasilitas tersebut masih menunggu dari pihak penyedia, yakni Agrinas.
"Untuk kebutuhan awal yang diprioritaskan meliputi rak dagang dan perlengkapan operasional lain di dalam gerai," bebernya.
Meski sejumlah bangunan sudah selesai, sebagian besar gerai masih belum terisi fasilitas pendukung. Sejauh ini, baru gerai KDMP di Kelurahan Dadaprejo yang menerima sebagian bantuan fasilitas.
"Bahkan lokasi tersebut telah mendapatkan satu unit truk operasional dan rak gerai," urainya.
Sementara itu, Pengawas Bidang Koperasi Diskumperindag Kota Batu, Hendry Son, menyebut pihaknya belum dapat memastikan jadwal distribusi sarana secara menyeluruh.
"Pengiriman perlengkapan masih menunggu dari penyedia, sehingga belum bisa dipastikan kapan seluruh gerai menerima fasilitas lengkap," katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Batu terus mendorong percepatan pembangunan di seluruh wilayah, terutama empat desa dan kelurahan yang belum bergerak.
Pemkot menargetkan seluruh tahapan pembangunan dapat segera merata agar operasional koperasi berjalan sesuai agenda nasional. Seperti yang dulu disampaikan oleh Wali Kota Batu, Nurochman.
Ia dulu menegaskan pembangunan KDMP sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjadikan koperasi sebagai penggerak utama ekonomi desa serta dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. (*)
Apa Reaksi Anda?