DTIK Festival 2026: Transformasi Digital Denpasar Menuju Kota Hijau

DTIK Festival 2026 Denpasar hadir dengan tema teknologi hijau (Greener Tomorrow). Menampilkan pameran IT, bursa kerja, hingga layanan publik dalam satu atap.

Februari 26, 2026 - 20:30
DTIK Festival 2026: Transformasi Digital Denpasar Menuju Kota Hijau

DENPASAR Pemerintah Kota Denpasar bersiap menggelar ajang teknologi tahunan bergengsi, Denpasar Teknologi Informasi dan Komunikasi atau DTIK Festival 2026. Mengusung tema "Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow", festival tahun ini menekankan pentingnya transformasi digital yang selaras dengan keberlanjutan lingkungan.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menjelaskan bahwa festival ini merupakan hasil kolaborasi dari 9 Perangkat Daerah untuk mewujudkan masa depan yang lebih asri melalui sentuhan teknologi.

“Hadir sebagai kolaborasi 9 Perangkat Daerah, DTIK Festival 2026 dihiasi beraneka ragam kegiatan dengan mengusung tema Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow guna menyelaraskan teknologi untuk masa depan yang lebih hijau,” ujar Arya Wibawa dalam konferensi pers di Denpasar, Kamis (26/2/2026).

Ekosistem Digital yang Terintegrasi

DTIK Festival 2026 bukan sekadar pameran biasa. Acara ini menjadi wadah pertemuan antara startup, akademisi, komunitas, hingga masyarakat umum dalam satu ekosistem pembangunan yang padu.

“Kolaborasi ini menunjukkan teknologi dapat bersinergi dengan sektor ekonomi kreatif, budaya, ketenagakerjaan, dan pelayanan publik dalam satu ekosistem pembangunan yang terintegrasi," tambah Arya Wibawa. Ia berharap inovasi ini mampu mempermudah pelayanan publik demi mewujudkan visi Kota Kreatif Berbasis Budaya.

Rangkaian Acara dan Lokasi Pelaksanaan

Festival ini akan dibuka bertepatan dengan Puncak Peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar pada Jumat, 27 Februari 2026, dan berlangsung hingga Minggu, 1 Maret 2026. Kegiatan akan dipusatkan di tiga lokasi utama Kawasan Dharma Negara Alaya (DNA), Graha Sewaka Dharma, Taman Kota Lumintang.

Sinergi Lintas Sektor dengan Spirit Vasudhaiva Kutumbakam

Kadis Kominfos Kota Denpasar, I Gde Wirakusuma Wahyudi, memaparkan bahwa festival ini mencakup berbagai kegiatan pendukung yang variatif, mulai dari ekonomi hingga pelestarian budaya:

  • Ekonomi & UMKM: Acara SENJA (Dinas Koperasi & UMKM) dan Gema Tridatu (Disperindag).

  • Ketahanan Pangan: Bazar Pangan dan Lomba Ikan Mas Koki Bali trah asli.

  • Kesehatan Hewan: Vaksinasi dan pemeriksaan hewan peliharaan oleh Dinas Pertanian.

  • Ketenagakerjaan: Bursa Kerja dengan ribuan lowongan dari ratusan perusahaan.

  • Budaya: Parade Ngelawar dan Apresiasi Budaya HUT Kota Denpasar.

  • Olahraga: Fun Walk dengan berbagai doorprize menarik.

Fokus pada Inovasi dan Literasi Digital

Sebanyak 35 stan pameran akan menampilkan inovasi dari berbagai mitra seperti Brown Bag Films Bali, Mafindo, Baliola, hingga Asosiasi Profesional IT (APIT) Bali. Sesuai tema lingkungan, kompetisi yang digelar pun berfokus pada isu hijau.

“Sejumlah lomba dan kegiatan edukatif difokuskan pada isu lingkungan dan literasi digital, antara lain: Lomba Video Drone, Lomba Video Pengelolaan Sampah tingkat Desa/Kelurahan, Lomba Video berbasis Artificial Intelligence (AI), e-Sport dan Lomba Menyanyi Anak,” jelas Wirakusuma.

Selain itu, DTIK Fest 2026 menyediakan Layanan Mobil Keliling untuk mempermudah urusan administrasi warga, mulai dari Samsat, SIM Keliling, hingga Layanan Kas Keliling Bank Indonesia. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow