Diperebutkan Banyak Negara, Jemaah Haji Indonesia Tinggal di Markaziyah Masjid Nabawi Madinah
Keunggulan jemaah haji Indonesia di Madinah: semua menginap di wilayah Markaziyah, hotel berjarak 50–700 meter dari Masjid Nabawi sehingga mudah meraih pahala salat 1.000 kali lipat.
MADINAH - Keunggulan jemaah haji Indonesia di Madinah adalah hotelnya yang dekat dengan Masjid Nabawi yang pahala salatnya 1.000 kali lebih baik dibandingkan salat di masjid lain selain Masjidil Haram.
Hotel jemaah haji Indonesia sendiri berada di wilayah Markaziyah yaitu wilayah utama yang dekat Masjid Nabawi sehingga jemaah tidak perlu menggunakan transportasi seperti bus shalawat di Makkah untuk salat di Masjid Nabawi.
“Jadi seluruh jemaah haji Indonesia untuk penempatan hotelnya atau tinggal di Madinah seluruhnya adalah di daerah markaziyah,” ucap Kasi Akomodasi daerah kerja (daker) Madinah Zaenal Muttaqin di Madinah dikutip pada Sabtu (25/4/2026).
Zaenal menjelaskan, wilayah Markaziyah merupakan wilayah favorit semua negara sehingga hotel-hotel di wilayah tersebut banyak dicari dan diinginkan oleh jemaah haji dunia termasuk jemaah haji Indonesia.
“Karena hotelnya terbatas, kemudian jemaah yang ingin masuk di daerah Markaziyah dari seluruh negara, maka kapasitas yang disediakan adalah kapasitas yang memang sangat terbatas,” kata Zaenal.
Bersyukurnya, lanjut Zaenal, jemaah haji Indonesia berhasil menempatkan seluruh jemaah haji Indonesia berada di wilayah Markaziyah yang jaraknya masih terjangkau, dari dan ke Masjid Nabawi hanya 50 sampai 700 meter.
“Kita bisa mendapatkan itu semuanya, seluruhnya jemaah haji Indonesia, 203 ribu jemaah reguler seluruhnya masuk ke daerah Markaziyah,” sebut Zaenal.
Hotel di wilayah Markaziyah sendiri terbagi atas 3 wilayah kecil yaitu syamaliah di utara, gharbiyah di barat, dan janubiyah di selatan. Wilayah Markaziyah juga sendiri dibagi oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menjadi menjadi 5 sektor dengan total keseluruhan 118 hotel.
Selain dekat dengan Masjid Nabawi dan Raudhah, wilayah Markaziyah juga merupakan wilayah yang ramai dikunjungi karena banyak tempat usaha mulai dari parfume, makanan, minuman, provider internet hingga oleh-oleh khas Madinah juga ada.
Selain itu juga, makam Baqi yang masih berada di wilayah Markaziyah ini menjadi salah satu destinasi yang kerap dikunjungi atau dilewati jemaah haji Indonesia saat berangkat ke Masjid Nabawi maupun kembali ke hotel tempat jemaah menginap. (*)
Apa Reaksi Anda?