Desa Pondok Kelor di Probolinggo Raih Penghargaan Satkamling Tiga Kali Berturut, Ini Rahasianya

Sukses 3 kali juara Satkamling, Desa Pondok Kelor hadirkan inovasi Panic Button di E-Pondes, jadi model keamanan desa di Probolinggo.

Mei 4, 2026 - 14:31
Desa Pondok Kelor di Probolinggo Raih Penghargaan Satkamling Tiga Kali Berturut, Ini Rahasianya

PROBOLINGGO - Desa Pondok Kelor, Kecamatan Paiton, sukses mengukuhkan diri sebagai desa percontohan di Kabupaten Probolinggo. Prestasi membanggakan ini diraih setelah desa tersebut berhasil mempertahankan gelar juara terbaik dalam lomba Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) yang digelar Polres Probolinggo sebanyak tiga kali: 2023, 2024, dan 2026.

Keberhasilan luar biasa ini tidak lepas dari tangan dingin Kepala Desa Pondok Kelor, Fredericks Ade Chandra. Sejak menjabat pada tahun 2022 silam, ia terus berinovasi dalam mengembangkan desa, terutama dalam sektor keamanan dan pemberdayaan masyarakat.


Fredericks, mengungkapkan bahwa keamanan adalah fondasi utama dalam membangun sebuah desa. Menurutnya, tanpa rasa aman, masyarakat tidak akan bisa berinovasi dan hidup dengan tenang.

"Kami menciptakan rasa aman di lingkungan sendiri sebagai langkah awal. Dengan rasa aman, kita bisa lebih leluasa berinovasi membangun desa serta hidup berdampingan dengan damai," ujarnya.

Rahasia sukses Desa Pondok Kelor terletak pada pendekatan yang humanis. Fredericks, merangkul langsung warganya dan konsisten memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kondusifitas lingkungan serta kebersihan. Langkah ini dilakukan dengan sinergi yang kuat bersama Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Inovasi Digital 'Panic Button' di Aplikasi E-Pondes

Tak puas hanya dengan sistem keamanan konvensional, Desa Pondok Kelor juga melakukan lompatan besar melalui transformasi digital. Desa ini telah memiliki aplikasi khusus bernama E-Pondes.

Kedepannya, desa ini akan meluncurkan fitur terbaru berupa Panic Button atau tombol darurat yang terintegrasi di dalam aplikasi tersebut. Fitur ini dirancang khusus untuk menangani keadaan darurat atau kecelakaan (accident) secara cepat.

"Cukup menekan tombol Panic Button di aplikasi E-Pondes, maka seluruh warga lain yang memiliki aplikasi tersebut akan mendapatkan notifikasi peringatan (alert). Ini sangat efektif untuk merespons cepat kejadian seperti kebakaran, pencurian, hingga keadaan darurat medis lainnya," tambah Fredericks.

Melalui perpaduan antara kesadaran masyarakat yang tinggi dan dukungan teknologi mutakhir, Desa Pondok Kelor kini menjadi kiblat keamanan lingkungan bagi desa-desa lain di Kabupaten Probolinggo.

Prestasi ini membuktikan bahwa sinergi antara aparat, pemerintah desa, dan teknologi mampu menciptakan lingkungan yang benar-benar kondusif.

Polres Probolinggo terus berkomitmen memperkuat Satkamling sebagai garda terdepan dalam menjaga kondusivitas di tingkat desa dan kelurahan. Di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP M. Wahyudin Latif, Satkamling kini difungsikan sebagai early warning system (sistem peringatan dini) dan cooling system untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres secara rutin melakukan kunjungan langsung ke berbagai pos kamling, salah satunya di wilayah Kecamatan Paiton, untuk memastikan keaktifan warga dan memberikan asistensi langsung.

“Satkamling bukan hanya tempat berkumpul, tapi merupakan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Kami mendorong sinergi antara warga, Linmas, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa agar patroli rutin terus diaktifkan kembali,” tegas Wahyudin Latif.

Langkah strategis Polres Probolinggo ini terbukti membuahkan hasil nyata, salah satunya ditunjukkan oleh Desa Pondok Kelor, Kecamatan Paiton. Desa ini berhasil meraih prestasi gemilang dengan menyabet gelar Juara 1 lomba Satkamling selama tiga kali berturut-turut (2023, 2024, dan 2026). (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow