Dari Rumah Jagal, Pemkot Probolinggo Pastikan Hewan Kurban Layak Salur
Tak biasa. Pemerintah Kota Probolinggo menyalurkan hewan kurban di Rumah Potong Hewan Jagalan, Kelurahan Mangunharjo.
PROBOLINGGO - Pemerintah Kota Probolinggo mengambil langkah tak biasa dalam seremoni penyaluran hewan kurban tahun ini. Alih-alih digelar di halaman balai kota atau masjid besar, acara justru dipusatkan di Rumah Potong Hewan Jagalan, Kelurahan Mangunharjo. Lokasi itu sengaja dipilih agar proses penyaluran tidak hanya seremonial, tetapi juga memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban sebelum sampai ke tangan penerima.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin hadir bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Ketua TP PKK dr. Evariani, Pj Sekda R. Suwigtyo, serta Kepala Bagian Kesra Andre Purwanto. Usai prosesi serah terima, rombongan langsung meninjau kandang dan area pemotongan. Wali Kota ingin memastikan tidak ada hewan sakit atau cacat yang didistribusikan.
“Harapan kami, seluruh hewan kurban dapat disalurkan kepada masyarakat yang berhak. Sehingga niatan para pekurban benar-benar bisa dijiwai dan memberi manfaat,” ujar dokter Aminuddin, Selasa (26/5/2026).
Ia juga bersyukur karena Kota Probolinggo kembali menerima bantuan hewan kurban dari Presiden RI. Satu ekor sapi berbobot 915 kilogram itu akan disalurkan ke Masjid Raudlah, Kecamatan Wonoasih. Wali kota berharap bantuan serupa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Total hewan kurban yang dikelola Pemkot Probolinggo tahun ini mencapai 54 ekor. Rinciannya tiga sapi dan 51 kambing. Kepala Bagian Kesra Setda Kota Probolinggo, Andri Purwanto, menyebut seluruhnya merupakan sumbangan, bukan dari anggaran daerah.
“Hewan kurban ini sumbangan dari Pj Sekda, staf ahli, asisten, kepala OPD, ASN dan karyawan di lingkungan Pemkot Probolinggo, Bank Jatim, PT Berdikari Jaya bersama KDS, serta Rumah Sakit Dharma Husada,” jelas Andri.
Secara simbolis, hewan kurban diserahkan ke Masjid Agung Raudlatul Jannah, Masjid An-Nur, PCNU Kota Probolinggo, Masjid Nurul Jadid Alqomari, Masjid Ar-Rahmah, Musala Assa’adah, serta Jamiyah Waqiah dan Istigasah Al-Muhtador.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.00 siang itu bertujuan meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan solidaritas sosial. Namun yang paling ditekankan wali kota adalah aspek manfaat nyata. Ia mengapresiasi semua pihak yang telah menyumbangkan hewan kurban melalui pemerintah kota.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan, dan Kota Probolinggo senantiasa diberi keadaan aman, tenteram, serta dimudahkan dalam membangun kota demi kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya.
Usai seremoni, wali kota bersama wakil wali kota dan tamu undangan masih sempat berkeliling melihat langsung proses pemotongan. Dari rumah jagal itulah Pemkot Probolinggo menunjukkan komitmennya: hewan kurban tak hanya banyak, tapi juga layak sampai ke tangan yang berhak.(*)
Apa Reaksi Anda?