Dalbo Fest 2026 Plaza Begawan menjadi Ruang Kreatif Anak Muda Selama Ramadan
Sundown Market Dalbo Fest 2026 digelar di Plaza Begawan Malang pada 9–15 Maret 2026. Event ini menghadirkan thrifting, vintage market, dan brand kreatif lokal sebagai alternatif ngabuburit Ramadan bag
MALANG Suasana berbeda terasa di lantai UG Plaza Begawan Malang sejak Senin (9/3/2026). Deretan pakaian vintage, aksesori, hingga berbagai produk kreatif lokal memenuhi area tersebut dalam gelaran Sundown Market Dalbo Fest 2026.
Event yang berlangsung 9–15 Maret 2026 ini menghadirkan konsep pasar kreatif yang berfokus pada thrifting, vintage market, dan industri kreatif anak muda. Bertepatan dengan momentum Ramadan, Sundown Market menjadi ruang ngabuburit alternatif bagi pengunjung yang ingin berburu barang unik sekaligus menikmati suasana pasar kreatif.
Project Director Dalbo Fest, Adam, menjelaskan bahwa konsep acara ini berangkat dari ketertarikan pada budaya thrifting, khususnya pada barang preloved dan vintage yang masih memiliki nilai guna.
Menurutnya, konsep tersebut juga ingin menunjukkan bahwa barang bekas tidak selalu identik dengan sesuatu yang tidak layak pakai. Dengan kurasi yang tepat, barang preloved justru bisa kembali diminati dan menjadi bagian dari gaya berpakaian anak muda.
Kurasi Tenant agar Tetap Relevan
Tidak semua brand bisa langsung bergabung dalam Sundown Market. Panitia menerapkan proses kurasi agar tenant yang hadir tetap selaras dengan konsep acara.
Adam mengatakan bahwa pemilihan tenant dilakukan secara selektif, terutama yang memiliki keterkaitan dengan fashion, vintage, dan produk kreatif.
“Kami kurasi tenant yang ikut. Kami ingin brand yang hadir masih relate dengan konsep kami, terutama yang berkaitan dengan fashion,” katanya.
Dalam gelaran tahun ini, komposisi tenant juga dibuat lebih beragam. Selain penjual thrift, beberapa brand lokal dari Malang turut diundang untuk meramaikan acara, sehingga pengunjung dapat menemukan berbagai pilihan produk dengan karakter yang berbeda-beda.
Pasar Senja untuk Ngabuburit Ramadan
Nama Sundown Market sendiri diambil dari suasana senja yang identik dengan momen menunggu waktu berbuka selama Ramadan. Konsep ini membuat acara tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga ruang berkumpul yang santai bagi anak muda.
Di area pasar, pengunjung bisa berkeliling melihat koleksi thrift, menikmati jajanan dari tenant F&B, hingga mengunjungi berbagai booth brand lokal.
Tidak hanya itu, beberapa aktivitas komunitas juga ikut meramaikan acara, seperti kehadiran komunitas barber shop, serta kegiatan hobi seperti mini 4WD competition dan fingerboard competition yang menarik perhatian pengunjung.
Adam berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi wadah kolaborasi bagi anak muda yang sedang merintis usaha di bidang kreatif.
“Harapannya kita bisa terus memfasilitasi teman-teman anak muda yang bikin usaha. Kita saling support supaya brand mereka bisa lebih dikenal masyarakat,” ujarnya. (*)
Pewarta: Lusia Dian Finnadi
Apa Reaksi Anda?