Bilal, Sapi Kurban Prabowo Berbobot 1,150 Ton dari Enzo Farm Banyuwangi
Seekor sapi hitam raksasa bernama 'Bilal' terpilih menjadi salah satu hewan kurban Presiden RI, Prabowo Subianto di Idul Adha 2026.
BANYUWANGI - Seekor sapi hitam raksasa bernama 'Bilal' terpilih menjadi salah satu hewan kurban Presiden RI, Prabowo Subianto di Idul Adha 2026 atau 1447 Hijriah ini. Ternak berbobot fantastis yang mencapai 1,150 ton tersebut dipesan khusus dari Enzo Farm Banyuwangi, Jawa Timur.
Ya. Peternakan sapi yang berlokasi di Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari ini memang layak disebut kelas wahid. Terbukti, Enzo Farm sukses menarik perhatian orang nomor satu di Indonesia. Yang artinya sapi hasil budidaya mereka dinilai memiliki kualitas terbaik untuk dibagikan ke masyarakat.
Asal tahu saja, Ini bukan kali pertama kepala negara Indonesia memercayakan sapi kurbannya kepada Enzo Farm. Pada momen Idul Adha tahun 2024, mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan mantan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, juga memesan hewan kurban dari peternakan yang telah berdiri sejak 2020.
Saat itu, Enzo Farm menyuplai sapi jenis Simental berbobot 1,2 ton untuk Jokowi, serta sapi jenis Limosin seberat 1,1 ton untuk Ma’ruf Amin.
Pemilik Enzo Farm Adam Sugandha menaiki Bilal untuk dibersihkan. (FOTO: Anggara Cahya/TIMES Indonesia)
Kali ini, Presiden Prabowo tampaknya juga menaruh kepercayaan penuh pada Enzo Farm. Sehingga 'Bilal' seekor sapi hitam raksasa berjenis Brahman berbobot 1,150 ton dipilih untuk diberikan kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Daar Al Ihsan Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari sebagai kurban, pada Selasa (26/5/2026).
"Alhamdulillah Presiden Prabowo memercayakan hewan kurbanya kepada kami, dan kami telah serahkan sapi raksasa bapak presiden kepada ponpes Daar Al Ihsan," jelas Owner Enzo Farm, Adam Sugandha, Selasa (26/5/2026).
Enzo Farm sendiri merupakan peternakan yang fokus pada proses pembesaran dan penggemukan sapi. Salah satu hasil perawatan terbaik mereka adalah Bilal, sapi kurban milik Prabowo yang telah dirawat selama lebih dari satu tahun hingga kini menginjak usia tiga tahun.
Siapa sangka, Bilal yang awalnya kurus, kini berubah menjadi primadona raksasa di peternakan berkat tangan dingin Adam dan rekan-rekannya.
"Sengaja diberi nama Bilal karena terinspirasi dari sahabat rosul Bilal Bin Rabah karena gagah dan suara merdu ketika adzan," tutur Adam.
Adam berharap kepercayaan yang telah diberikan oleh Presiden dapat terus berlanjut. Demi menjaga amanah tersebut, dirinya berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik dalam mengembangkan usaha ternaknya, termasuk mempertahankan target juara dalam kontes sapi di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Perbandingan sapi kurban dan Kabid Budidaya dan Usaha Peternakan, Dispertan Banyuwangi, Ir Abdurrazak saat dinaiki. (FOTO: Anggara Cahya/TIMES Indonesia)
"Saya juga berharap peternakan Indonesia juga terus semakin maju," pesanya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Budidaya dan Usaha Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi, Ir. Abdurrazak menyampaikan bahwa, sapi kurban Presiden Prabowo yang dipesan dari Enzo Farm berada dalam kondisi sangat baik dan memenuhi syarat kurban. Sapi tersebut bahkan dinilai berkualitas prima karena berukuran besar dan sepenuhnya sehat.
"Sapi sehat, jantan, tidak cacat dan layak untuk kurban," ucapnya kepada jurnalias TIMES Indonesia Banyuwangi saat proses penyerahan. (*)
Apa Reaksi Anda?