Bergerak ke Makkah, PPIH daker Madinah Akan Perkuat Layanan saat Armuzna
PPIH daker Madinah tuntaskan layanan gelombang pertama. Pendorongan ke Makkah selesai 15 Mei 2026. Petugas bergeser ke Makkah perkuat layanan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).
MAKKAH - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) daerah kerja (daker) Madinah telah menuntaskan tugasnya dalam melayani jemaah haji Indonesia gelombang pertama.
Sejak kedatangan perdana gelombang pertama jemaah haji Indonesia pada 22 April 2026 lalu hingga pendorongan dari Madinah menuju Makkah yang berakhir pada Jumat (15/5/2026) kemarin, seluruh proses pelayanan jemaah berjalan lancar.
“Pergerakan ini berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antara petugas dilapangan, syarikah, otoritas Arab Saudi serta kedisiplinan seluruh jemaah dalam mengikuti arahan,” ucap Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Jubir Kemenhaj) Suci Anissa dalam konferensi pers di Makkah, Sabtu (16/5/2026).
Suci mengungkapkan, peran PPIH daker Madinah nantinya akan membantu PPIH daker Makkah untuk melayani seluruh jemaah haji Indonesia yang jumlahnya akan mencapai lebih dari 200 ribu orang.
“Dengan selesainya pergerakan jemaah, saat ini sedang berlangsung pergeseran petugas dari Madinah menuju Makkah untuk memperkuat layanan operasional menjelang fase puncak haji,” kata Suci.
Suci mengungkapkan, seluruh PPIH daker Madinah bersama PPIH daker Makkah serta daker Bandara nantinya akan membantu berbagai layanan kepada jemaah haji Indonesia saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).
“Para petugas akan difokuskan untuk mendukung layanan pada fase Armuzna mulai dari layanan transportasi, akomodasi di Arafah, Musdalifah dan Mina, layanan konsumsi, kesehatan, perlindungan jemaah hingga penguatan pembinaan ibadah,” tandasnya. (*/MCH).
Apa Reaksi Anda?