Berburu Takjil Ramadan di Masjid Agung Darul Falah Pacitan

Buka puasa bersama di Masjid Agung Darul Falah Pacitan digerakkan swadaya dan donasi, melayani hingga 550 jamaah per hari, dilengkapi iktikaf 10 malam terakhir Ramadan.

Maret 5, 2026 - 11:00
Berburu Takjil Ramadan di Masjid Agung Darul Falah Pacitan

PACITAN Menjelang azan Magrib, halaman Masjid Agung Darul Falah Pacitan mulai dipadati orang. Ada yang datang bersama keluarga, ada pula yang singgah sendiri selepas kerja. Ramadan memang selalu menghadirkan suasana berbeda di masjid kebanggaan warga Pacitan itu.

Setiap sore selama bulan puasa, panitia rutin menggelar buka puasa bersama. Antusiasmenya terus naik. Jika pada awal pelaksanaan hanya sekitar 300 orang yang menikmati hidangan berbuka, kini jumlahnya bisa menembus 550 penerima manfaat per hari. Angka yang tak kecil untuk ukuran kegiatan berbasis swadaya.

Masjid-Agung-Darul-Falah-Pacitan-2.jpg

Salah satu panitia, Heru Sulistyono, bercerita kegiatan ini mulai digarap lebih serius dan rutin sejak 2022. Artinya, sudah berjalan lima tahun hingga 2026 ini. Sebenarnya, tradisi berbagi buka puasa sudah ada jauh sebelum itu. Hanya saja, dulu masih sederhana dan belum terorganisasi seperti sekarang.

“Mulai rutin setelah COVID-19, sekitar 2022 sampai sekarang. Sebelumnya sudah ada, tapi belum dikemas seperti ini,” kata Heru, Rabu (4/3/2026).

Ia tak menampik, konsep buka bersama tersebut terinspirasi dari kegiatan serupa di Masjid Jogokariyan yang dikenal konsisten menggerakkan jamaah lewat program sosialnya. Semangat itu yang kemudian coba diadopsi dan disesuaikan dengan kondisi Pacitan.

Soal pendanaan, panitia mengandalkan gotong royong. Donatur tetap ada, masyarakat sekitar turut urunan, dan kotak amal yang disiapkan di area masjid ikut menopang kebutuhan harian. Sejumlah tokoh daerah juga ikut ambil bagian, memastikan kegiatan ini tetap berjalan tanpa tersendat.

Tak berhenti di buka puasa bersama, panitia juga menyiapkan agenda i’tikaf pada 10 malam terakhir Ramadan. Sebagian dananya berasal dari donasi yang terkumpul selama program berbuka berlangsung.

Masjid-Agung-Darul-Falah-Pacitan-3.jpg

Heru berharap tradisi ini terus terjaga. “Kami ingin kegiatan ini istiqomah setiap tahun. Donasi dari mana pun dan berapa pun akan kami salurkan untuk buka puasa bersama. Di 10 malam terakhir Ramadan juga ada iktikaf,” ujarnya.

Bagi warga, berburu takjil di Masjid Agung Darul Falah ada rasa kebersamaan yang tumbuh saban sore dan mungkin sulit dicari di hari-hari biasa di luar Ramadan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow