Belum Genap Enam Bulan, Ini Capaian Itjen Kemenag RI

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam hal pengawasan internal, pengelolaan keuangan, reformasi birokrasi dan akselerasi penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan ...

Mei 12, 2023 - 01:00
Belum Genap Enam Bulan, Ini Capaian Itjen Kemenag RI

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam hal pengawasan internal, pengelolaan keuangan, reformasi birokrasi dan akselerasi penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan dan pengaduan masyarakat, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag RI) telah menunjukkan capaian pada triwulan pertama. 

Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag, Faisal mengatakan bahwa keberadaan Itjen Kemenag harus memberikan manfaat. Dengan kegiatan pengawasan yang dilakukan harus ada perubahan dan perbaikan yang terjadi. 

“Salah satu yang saya lakukan adalah percepatan kontrak pengadaan. Dulu kontrak perencanaan baru terjadi di April. Kita tahun ini sejak awal tahun 2023, semua proses perencanaan tidak ada yang belum jalan di Januari,” kata Irjen Faisal dalam kegiatan Coffee Morning yang dihadiri rekan media dan ASN Itjen Kemenag di Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (11/5/2023). 

Faisal menjelaskan perbandingan triwulan pertama tahun 2022 dengan 2023 dalam hal tender fisik sangat meningkat signifikan. Ia membandingkan progres tender fisik proyek SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) Maret 2022 dengan Maret 2023.

“Balai Nikah dan Manasik Haji di Maret 2022 baru 3 tender fisik sedangkan di bulan Maret 2023 mencapai 110 tender fisik. Kemudian di Madrasah tender fisik pada Maret 2022 hanya 3 tender sedangkan di Maret 2023 sudah mencapai 139 tender fisik. Untuk gedung Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) pada Maret 2022 hanya 1 tender sedangkan di Maret 2023 sudah mencapai 53 tender fisik,” ungkapnya. 

Selain tender fisik, sesuai kebijakan pemerintah terkait Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN), Itjen Kemenag sendiri telah melakukan percepatan P3DN dan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) pada tahun 2023 yang sudah mencapai 93 persen input SIRUP dengan angka Rp25,811 Triliun dari kewajiban input sirup yang senilai Rp27,751 triliun.

Selain itu komitmen P3DN pada triwulan pertama ini sudah mencapai Rp10,324 triliun dengan rincian tagging P3DN sebesar 68 persen dengan nilai Rp6,993 triliun dan yang belum tagging 32 persen dengan nilai Rp3,331 triliun. Untuk pelaksanaan P3DN sendiri pada Maret 2023 sudah mencapai Rp1,724 triliun. 

Sedangkan penginputan SIRUP dan P3DN pada tahun 2022 lalu tepatnya pada September 2022 lalu SIRUP baru mencapai Rp11 triliun dengan komitmen P3DN Rp4,2 triliun dan realisasi Rp320 miliar. 

Itulah gambaran sebagian capaian Itjen Kemenag di bawah kepemimpinan Faisal yang dilantik oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sejak 16 September 2022 lalu. (*) 

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow