BBPP Kementan Latih Panitia Qurban Masjid/Musholla di Kota Batu

Jelang momen qurban saat Hari Raya Idul Adha 1444 H, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta seluruh jajarannya untuk tidak diam di kantor. Tujuannya untuk memastikan ibadah qurban tetap…

Juni 16, 2023 - 22:40
BBPP Kementan Latih Panitia Qurban Masjid/Musholla di Kota Batu

TIMESINDONESIA, BATU – Jelang momen qurban saat Hari Raya Idul Adha 1444 H, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta seluruh jajarannya untuk tidak diam di kantor. Tujuannya untuk memastikan ibadah qurban tetap berjalan dengan lancar.

“Mau kurban, semua (jajaran kementerian) tak boleh di kantor, (pergi) di RPH (Rumah Potong Hewan), di Kabupaten” kata SYL.

Menjalankan tugas dan fungsi sebagai penyelenggara pelatihan, Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu - BPPSDMP bekerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Punten Kota Batu mengadakan Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Qurban yang diikuti oleh 51 peserta yang terdiri dari panitia qurban dari 17 titik penyembelihan hewan qurban yang tersebar di masjid dan musholla se-Desa Punten.

pemotongan-kambing.jpg

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa BPPSDMP berada di garis terdepan dalam pembangunan SDM pertanian. 

“Itu berarti segala sesuatu yang terkait peningkatan kapasitas SDM merupakan tugas BPPSDMP ujar Dedi Nursyamsi

Kepala BBPP Batu, Sabir, mengatakan bahwa saat ini kita diperhadapkan dalam berbagai persoalan pangan antara lain adalah banyaknya penyembelihan hewan yang belum dilakukan secara syar'i, terbatasnya jumlah petugas penyembelihan halal, serta minimnya kesejahteraan hewan dan kontaminasi daging masih sering terjadi.

"Untuk menghadapi persoalan tersebut, diperlukan tenaga-tenaga yang memahami bagaimana cara memperlakukan hewan yang akan kita potong, bagaimana teknis pemotongannya, hingga bagaimana penanganan dagingnya, sehingga ibadah qurban ini dapat berjalan dengan lancar" tegas Sabir.

bimtek.jpg

Sementara itu, Kepala Desa Punten, Hening Trisunu, berharap dengan diadakannya bimtek ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Punten dalam penyelenggaraan ibadah qurban.

“Rata - rata tiap tahun ada sekitar 2-3 ekor sapi qurban per titik & 5-6 ekor kambing/domba per titik. Kami ingin ibadah qurban di Desa Punten semakin berkualitas baik, jadi tidak semata kuantitas hewan qurban yang semakin banyak setiap tahun tapi kami ingin juga kualitas ibadahnya juga semakin baik,” ujar Hening.

Peserta bimtek  mendapatkan materi dari Widyaiswara BBPP Batu, Eko Saputro. Beliau menjelaskan  materi terkait dengan persiapan penyembelihan, penyembelihan, hingga penanganan daging qurban.

"Mengasah pisau tidak boleh ketahuan atau bahkan kedengaran oleh hewan yang masih hidup. Pisau harus diasah maksimal sehari sebelum hari penyembelihan. Pisau yang setajam silet bisa diuji untuk mencukur bulu lengan atau kaki. Itu tandanya sudah layak untuk penyembelihan secara single slash. Sebaiknya semua hewan qurban dipakaikan penutup mata yang bisa dibuat sendiri dari kain gelap tidak tembus pandang." terang Eko.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow