BAZNAS Award 2026, Bupati Eman Suherman: Zakat Jadi Pilar Utama Majalengka Langkung SAE

Bupati Eman menilai, pengelolaan yang akuntabel telah mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus sejalan dengan arah pembangunan daerah.

Mei 21, 2026 - 18:31
BAZNAS Award 2026, Bupati Eman Suherman: Zakat Jadi Pilar Utama Majalengka Langkung SAE

MAJALENGKA - Nuansa khidmat menyelimuti Gedung Islamic Center Majalengka saat Pemerintah Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor sosial dan keagamaan.

Di momentum tersebut, Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri rangkaian kegiatan yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, Kamis (21/5/2026).

Agenda tersebut meliputi penyaluran insentif bagi guru ngaji dan marbot, peluncuran Kampung Zakat, penganugerahan BAZNAS Award 2026, hingga penyerahan bantuan Rumah Layak Huni (Rutilahu).

Bupati H. Eman Suherman memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi dan transparansi BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah.

Ia menilai, pengelolaan yang akuntabel telah mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus sejalan dengan arah pembangunan daerah yang telah dirancang sejak awal.

Bupati Majalengka

"Ini bukan sekadar program bantuan, tetapi manifestasi nyata dari visi 'Majalengka Langkung SAE', khususnya dalam memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa perhatian terhadap sektor keagamaan merupakan bagian integral dari komitmen pemerintah daerah, bukan sekadar program sesaat.

Ia berharap, berbagai inisiatif yang digagas BAZNAS dapat terus berlanjut dan menjadi stimulus yang memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat pun terbukti menghadirkan dampak signifikan.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Majalengka menyalurkan dana sebesar Rp1,37 miliar kepada 1.372 penerima manfaat yang tersebar di 343 desa dan kelurahan di 26 kecamatan.

Para penerima, yang terdiri dari guru ngaji, imam masjid, marbot, hingga petugas pemulasaraan jenazah, masing-masing memperoleh insentif sebesar Rp1 juta sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, kekuatan zakat terletak pada nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang terus tumbuh di Kabupaten Majalengka.

Selain penyaluran bantuan, peluncuran program Kampung Zakat turut menjadi sorotan.

Program ini dirancang sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis zakat yang terintegrasi, sekaligus mendukung akselerasi program unggulan daerah, termasuk modernisasi masjid.

Di penghujung acara, BAZNAS Award 2026 dianugerahkan kepada 34 penerima dari berbagai kategori, mulai dari OPD, lembaga pendidikan, hingga tokoh masyarakat dan pelaku usaha yang konsisten mendukung gerakan zakat.

Melalui rangkaian kegiatan ini, pesan yang disampaikan Bupati Eman Suherman semakin menguat, bahwa zakat bukan hanya instrumen sosial, melainkan fondasi penting dalam membangun Majalengka yang lebih sejahtera, religius, dan berdaya saing dalam bingkai 'Majalengka Langkung SAE'. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow