Atap Mushola Dikebut, TMMD Ke-128 Percepat Sarana Ibadah di Desa Brabe
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo fokus menyelesaikan bagian atap Mushola Baiturrahim di Desa Brabe agar segera dapat digunakan warga.
PROBOLINGGO - Di tengah rangkaian pembangunan fisik program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo, pengerjaan mushola di Desa Brabe terus dipacu. Saat ini Satgas memusatkan perhatian pada bagian atas bangunan, sebuah tahapan krusial yang menentukan kapan sarana ibadah tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Mushola yang dibangun di Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, itu ditargetkan menjadi pusat ibadah sekaligus ruang kebersamaan warga. Karena itu, penyelesaian atap dan plafon menjadi prioritas utama agar proses pembangunan segera memasuki tahap akhir.
Pekerjaan yang dilakukan meliputi pemasangan rangka atap, pemasangan genteng, hingga penyelesaian plafon. Seluruh tahapan dikerjakan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama warga setempat.
Atap Menjadi Penentu Percepatan Pembangunan
Babinsa Desa Brabe, Serma Rustam dari Koramil 0820/21 Maron, memimpin langsung pengerjaan di lapangan. Ia memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar teknis agar bangunan kokoh, aman, dan tahan lama.
“Kami saat ini fokus pada bagian atas mushola. Targetnya agar atap dan plafon segera selesai sehingga warga bisa segera memanfaatkannya,” ujar Serma Rustam.
Menurutnya, penyelesaian bagian atas bangunan sangat penting karena akan melindungi seluruh struktur dari cuaca sekaligus memungkinkan pekerjaan finishing dilakukan lebih cepat.
Mushola Jadi Pusat Ibadah dan Kebersamaan
Bagi warga Dusun Klagin, kehadiran mushola memiliki arti yang lebih luas daripada sekadar tempat salat. Bangunan ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan interaksi sosial masyarakat.
Selama proses pembangunan, warga secara sukarela membantu mengangkat material dan mendukung pekerjaan setiap hari. Semangat gotong royong yang terbangun menunjukkan kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan kebutuhan bersama.
Pembangunan sarana ibadah ini juga menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada jalan, sanitasi, atau rumah warga, tetapi juga pada fasilitas yang memperkuat nilai spiritual dan solidaritas sosial.
TMMD Bangun Desa dari Infrastruktur hingga Nilai Keagamaan
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo optimistis pembangunan mushola dapat selesai sesuai target. Setelah rampung, bangunan akan diserahterimakan kepada masyarakat untuk digunakan sebagai sarana ibadah yang layak dan nyaman.
Di Desa Brabe, setiap genteng yang dipasang menjadi simbol kerja bersama antara TNI dan rakyat. Mushola yang tengah diselesaikan itu bukan hanya membangun tempat ibadah, tetapi juga meneguhkan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi pembangunan desa. (*)
Apa Reaksi Anda?