Arab Saudi Perketat soal Haji Ilegal, KJRI Jeddah: Jangan Coba-Coba

Konsul Jenderal (Konjen) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Yusron B. Ambary mengatakan pihak Arab Saudi sudah semakin memperketat masuknya haji-haji ilegal sejak 2024 lalu.

Mei 1, 2026 - 09:30
Arab Saudi Perketat soal Haji Ilegal, KJRI Jeddah: Jangan Coba-Coba

MADINAH - Konsul Jenderal (Konjen) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Yusron B. Ambary mengatakan pihak Arab Saudi sudah semakin memperketat masuknya haji-haji ilegal sejak 2024 lalu. 

“Kita lihat kalau dalam beberapa hari ini, setiap hari di sosial media kita akan selalu lihat berbagai berita-berita penangkapan dari pihak-pihak yang melakukan tindakan menjual haji dan mempromosikan haji ilegal,” kata Yusron di Madinah, Kamis (30/4/2026). 

“KJRI mengingatkan kepada seluruh warga negara Indonesia yang ada di Arab Saudi untuk tidak coba-coba, untuk tidak berjualan, untuk tidak mempromosikan paket haji ilegal,” sambungnya. 

Bahkan yang terakhir, lanjut Yusron, didapati tiga orang Warga Negara Indonesia (WNI) ditangkap oleh Aparat Keamanan Arab Saudi dengan tuduhan melakukan atau jualan paket haji ilegal 

“Pagi ini, KJRI sudah datang ke kantor polisi di daerah Qararah, Mekah dan sudah bertemu dengan ketiganya,” sebut Yusron. 

Yusran mengatakan, selain ketiga orang tersebut, dengan inisal YJJ, JAR dan AG, tim perlindungan jemaah bentukan KJRI Jeddah juga sudah bertemu dengan empat orang lainnya yang ditangkap dengan tuduhan yang sama. 

“Berbagai sosial media kita, komunikasi kita itu dipantau terus oleh pihak keamanan Arab Saudi Sehingga berbagai komunikasi yang terkait dengan penjualan haji ilegal itu dapat terpantau dan pasti akan dikejar oleh aparat keamanan Arab Saudi,” jelasnya. 

Ia kembali menegaskan agar WNI tidak tergoda tawaran haji ilegal yang disebarkan dan ditawarkan oknum tertentu. 

“Yang masih nekat untuk berhaji secara ilegal, pikir kembali karena hukumannya sangat berat, denda hingga puluhan ribu real dan juga penjara dan plus juga deportasi dan pencekalan masuk Arab Saudi selama 10 tahun,” tandasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow