Antisipasi Lonjakan Sampah saat Lebaran, DLH Magetan Siagakan Tim 24 Jam
Untuk menjaga kenyamanan pemudik dan wisatawan, DLH Magetan telah menyiagakan petugas khusus di titik-titik rawan penumpukan sampah.
MAGETAN Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan (DLH Magetan) Jawa Timur, mulai mematangkan persiapan menyambut arus mudik dan libur Lebaran.
Volume sampah diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
Kepala DLH Magetan, Saif Muchlissun, mengungkapkan bahwa peningkatan volume sampah saat masa lebaran merupakan siklus tahunan yang sudah diantisipasi oleh pihaknya.
"Meningkatnya volume sampah pada saat Lebaran itu sudah biasa bagi kami. Setiap tahun polanya memang seperti ini, volume sampah bisa meningkat dua kali lipat," ujarnya kepada TIMES Indonesia, Jumat (13/3/2026).
Untuk menjaga kenyamanan pemudik dan wisatawan, DLH Magetan telah menyiagakan petugas khusus di titik-titik rawan penumpukan sampah.
Fokus utama pemantauan meliputi area publik yang padat pengunjung seperti Stasiun Magetan, terminal, Pasar Baru, hingga objek wisata Telaga Sarangan.
Saif menegaskan bahwa tim pemantau dan petugas kebersihan akan bersiaga selama 24 jam penuh untuk memastikan tidak ada sampah yang terbengkalai.
"Tim kami sudah hafal jenis sampah di tiap lokasi keramaian. Jika ada penumpukan, tim siaga 24 jam langsung bergerak. Kami ingin saudara-saudara kita yang pulang kampung merasa nyaman," imbuhnya.
Selain persoalan sampah, DLH juga mengintensifkan perapihan taman dan pemeliharaan pohon peneduh jalan di wilayah perkotaan.
Pengecekan dilakukan secara periodik untuk mendeteksi pohon yang keropos atau berlubang guna menghindari risiko pohon tumbang.
"Khusus area kota, pohon satu per satu kami cek. Mana yang perlu dirapikan, dipangkas, hingga diberi pupuk agar tetap sehat. Ini penting agar kendaraan berat maupun truk yang melintas merasa aman," jelas Saif.
Terkait pembagian kewenangan, Saif menjelaskan bahwa DLH fokus pada area dalam kota Magetan.
Sementara untuk jalan nasional merupakan wewenang pusat, jalan provinsi ditangani pihak provinsi, dan area luar kota berada di bawah kendali Dinas PUPR.
Meski langkah antisipasi telah maksimal, Saif tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap faktor alam.
"Jika terjadi bencana angin kencang, itu di luar kuasa kita. Namun, secara preventif semua pohon sudah kami cek kembali mendekati Lebaran ini," Kata Kepala DLH Magetan, Saif Muchlissun. (*)
Apa Reaksi Anda?