Angkat Tema Ekonomi, Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Raih Doktor dari Universitas Brawijaya

Ia merupakan sosok profesional, mempunyai kepakaran dalam aktivitas ekonomi dan aktivis-organisatoris.

April 10, 2026 - 13:30
Angkat Tema Ekonomi, Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Raih Doktor dari Universitas Brawijaya

JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, memperoleh gelar Doktor dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Addin merampungkan Sidang Yudisium dan dinyatakan lulus pada Senin (6/4/2026) lalu. 

Sebelum Addin memperoleh gelar Doktor di Universitas Brawijaya, Ketum GP Ansor ini telah menyelesaikan pendidikan tingginya di Institute Agama Islam Al-’Aqidah (IAI Al-Aqidah), Jakarta, tahun 1998-2022 dan Strata Dua (S2) ditempuh Universitas Trisakti (USAKTI), Jakarta, tahun 2016-2018.

Dalam disertasinya yang berjudul 'Pengaruh Praktik Manajemen Rantai Pasok terhadap Kinerja Bisnis UKM Makanan dan Minuman: Peran Mediasi Kinerja Rantai Pasok dan Orientasi Pasar serta Moderasi Pemerintah Pemerintah (Studi Empiris di Jawa Timur, Jawa Tengah dan DKI Jakarta)', bagi Addin, isu ekonomi bukan hal yang asing.

Karya dalam bentuk tulisan dan buku yang telah dihasilkan, menunjukkan bahwa Mantan Ketua Umum PB PMII tersebut, sudah lama berkecimpung dalam aktivitas ekonomi diantaranya Menggerakkan Nahdlatut Tujjar (PMPI, 2008), Aswaja Sebagai Manhajul Harokah (PMPI, 2008) dan Awas Digulung Arus Sejarah - Warisan Sang Pemimpin; Pikiran dan Tindakan Presiden Jokowi (Kompas, 2023) dengan kata pengantar Presiden Jokowi dan dialihbahasakan dalam 12 bahasa asing (Indonesia, Arab, Inggris, Mandarin, Rusia, Prancis, Jepang, Korea Selatan, India, Spanyol, Jerman, Portugis) serta Mata Rantai Cita-cita Bangsa; Peran GP Ansor dalam Mengintegrasikan Logistik Perdesaan dan Rantai Pasok Pangan (Kompas, 2025).

Selain menulis buku, ia juga terlibat aktif dalam dunia profesional. Ia pernah menduduki jabatan profesional di BUMN sebagai Komisaris Independen PT Garam (2014 - 2018), Komisaris Independen PT Pos Indonesia (2018 - 2023), Komisaris Independen PT. Waskita Karya (Tbk) (2023 - 2025), dan Komisaris Independen PT. Bank Syariah Indonesia (Tbk) (2025 - sekarang).

Addin menjadi sosok multidisiplin. Ia merupakan sosok profesional, mempunyai kepakaran dalam aktivitas ekonomi dan aktivis-organisatoris. Karena selain pernah menduduki posisi Ketua Umum di PMII dan GP Ansor, pada tahun 2018 – 2021 dirinya menduduki posisi strategis di Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI). (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow