Alumni UNISMA Mengabdi di NTT, Abdurahim Yunus Jadi Penggerak Layanan Keagamaan Masyarakat
Dedikasi alumni Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali terlihat melalui kiprah Abdurahim Yunus, S.HI, yang saat ini dipercaya sebagai Penghulu Ahli Muda sekaligus Kepala Kantor Urusan Agama (KUA)
MALANG Dedikasi alumni Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali terlihat melalui kiprah Abdurahim Yunus, S.HI, yang saat ini dipercaya sebagai Penghulu Ahli Muda sekaligus Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Pria kelahiran 1981 ini merupakan lulusan Fakultas Agama Islam (FAI) Program Studi Ahwal Al Syakhshiyah UNISMA tahun 2009. Bekal pendidikan hukum Islam yang diperoleh selama kuliah menjadi fondasi kuat dalam perjalanan kariernya di bidang pelayanan keagamaan masyarakat.
Sejak masa kuliah, Abdurahim telah menunjukkan minat besar dalam dunia pendidikan dan pengabdian. Ia tercatat menjadi tenaga pengajar di Yayasan Pondok Pesantren Daruttauhid Malang pada 2005–2009. Setelah lulus, pengabdian tersebut berlanjut di Nusa Tenggara Timur sebagai guru di Yayasan Nurussa’adah Nagekeo serta guru honorer di MTs Negeri Nagekeo pada periode 2009–2010.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
Kariernya di lingkungan Kementerian Agama dimulai pada 2011 sebagai Penghulu Ahli Pertama di KUA Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Berkat dedikasi dan kinerjanya, ia dipercaya menjadi Kepala KUA Kecamatan Talibura pada 2016–2024. Pada 2025, ia sempat menjabat Kepala KUA Kecamatan Nita sebelum akhirnya mendapat amanah baru sebagai Kepala KUA Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo hingga sekarang.
Dalam menjalankan tugas, Abdurahim tidak hanya berperan dalam pencatatan pernikahan, tetapi juga aktif melakukan pembinaan keluarga sakinah, edukasi hukum perkawinan, serta penyuluhan keagamaan kepada masyarakat. Ia dikenal sebagai sosok penghulu yang humanis, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, pelayanan keagamaan harus dilakukan dengan pendekatan profesional sekaligus penuh empati, karena menyangkut kehidupan keluarga dan masa depan masyarakat.
“Kita harus hadir sebagai pelayan umat, bukan sekadar petugas administrasi,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada generasi muda agar tidak ragu mengabdi di daerah, karena di sanalah banyak peluang untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sebagai alumni, Abdurahim berharap UNISMA terus berkembang menjadi pusat studi Islam berkelas dunia yang berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah serta mampu melahirkan lulusan yang kompeten dan berakhlak.
Ia pun mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga nama baik almamater dan memperkuat kontribusi di bidang masing-masing. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
Apa Reaksi Anda?