Aksi Damai NasDem Malang Raya, Tuntut Tempo Klarifikasi Pemberitaan Surya Paloh

Kader NasDem Malang Raya gelar aksi damai menuntut klarifikasi pemberitaan Tempo yang dinilai tidak akurat dan merugikan partai.

April 15, 2026 - 17:02
Aksi Damai NasDem Malang Raya, Tuntut Tempo Klarifikasi Pemberitaan Surya Paloh

MALANG - Ratusan kader Partai NasDem Malang Raya menggelar aksi damai di Kantor DPD NasDem Kota Malang, Rabu (15/4/2026). Aksi tersebut merupakan respons atas pemberitaan media Tempo yang dinilai tidak akurat dan merugikan citra partai.

Aksi ini juga merupakan lanjutan dari demonstrasi kader NasDem yang sebelumnya digelar di kantor Tempo di Jakarta pada Selasa (14/4/2026).

Dalam aksi tersebut, kader memprotes sampul majalah dan isi laporan yang dianggap merugikan nama baik Ketua Umum Partai NasDem.

Dalam pernyataan sikapnya, kader NasDem Malang Raya menyampaikan tiga tuntutan. Pertama, meminta permintaan maaf terbuka kepada Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, dan partai. Kedua, meminta klarifikasi resmi atas isi laporan yang dinilai tidak akurat, termasuk penggunaan istilah “merger”. Ketiga, meminta komitmen media untuk menjaga etika, akurasi, dan keberimbangan dalam produk jurnalistik.

Nasdem Malang Raya - 2

Anggota DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi NasDem, Sodikul Amin, menyampaikan bahwa kader menilai pemberitaan tersebut tidak berdasar.

“Harkat dan martabat Partai NasDem sedang diuji melalui simbol ketua partai yang dianggap ‘penjilat’. Semua itu tidak benar,” ujarnya dalam orasi di hadapan peserta aksi.
Ia menegaskan bahwa bagi kader NasDem, Surya Paloh merupakan tokoh yang menjadi patron politik sekaligus teladan.

“Kami memandang beliau sebagai patron politik dan teladan. Setiap ada pemberitaan atau informasi yang menyesatkan, hanya ada satu kata: lawan,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi NasDem, Amarta Faza, menegaskan bahwa NasDem tidak didirikan untuk kepentingan kekuasaan maupun keuntungan pribadi.

“NasDem tidak didirikan untuk mencari uang atau jabatan. Kami berpolitik untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa kader NasDem tidak berniat berkonflik dengan media, namun meminta agar pemberitaan disampaikan secara berimbang.

“Kami tidak ingin bermusuhan dengan media. Kami hanya meminta pemberitaan disampaikan secara berimbang dan sesuai prinsip jurnalistik,” ujarnya.

Ketua DPD NasDem Kota Malang, Suyadi, menyebut aksi tersebut sebagai bentuk sikap kader dalam menjaga kehormatan partai.

Nasdem Malang Raya - 1

“Kami ingin menjaga marwah partai dan berharap ada klarifikasi atas pemberitaan tersebut,” katanya.

Ia juga mengimbau kader agar tetap menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak terprovokasi.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan internal kader partai. Para peserta menyatakan akan menunggu klarifikasi resmi dari pihak Tempo atas pemberitaan yang dipersoalkan.

Sebelumnya, ratusan kader Partai NasDem di Jawa Timur juga menggelar aksi serupa di Kantor DPW Partai NasDem Jawa Timur, Surabaya. Massa membawa sejumlah baliho dan poster berisi tuntutan, di antaranya bertuliskan “Kami Datang Meluruskan, Bukan untuk Membungkam”.

Di sisi lain, Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, telah menyampaikan permohonan maaf saat menerima perwakilan kader Partai NasDem di Jakarta, Selasa (14/4/2026).

“Berkaitan dengan dampak sampul laporan utama tersebut yang menyinggung Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan kader Partai NasDem, kami meminta maaf,” ujarnya.

Meski demikian, permintaan maaf tersebut belum sepenuhnya meredakan reaksi kader di daerah. Aksi di daerah ini menjadi salah satu bentuk tekanan politik agar persoalan ini ditindaklanjuti secara serius oleh pihak terkait, baik di internal partai maupun lembaga pers nasional. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow