Aksi Berbagi Citarasa: Tengok Inspirasi Olahan Daging Kurban yang Melimpah

Momen Idul Adha selalu identik dengan melimpahnya stok daging kurban di setiap rumah. Namun, tantangan klasik yang sering dihadapi para ibu adalah bagaimana mengolah daging tersebut menjadi hidangan y

Mei 30, 2026 - 12:00
Aksi Berbagi Citarasa: Tengok Inspirasi Olahan Daging Kurban yang Melimpah

PASURUAN - Momen Iduladha selalu identik dengan melimpahnya stok daging kurban di setiap rumah. Namun, tantangan klasik yang sering dihadapi para ibu adalah bagaimana mengolah daging tersebut menjadi hidangan yang bervariasi, lezat, sekaligus tetap menjaga kualitas gizi bagi keluarga.

Melalui "Aksi Berbagi Citarasa", PT Heinz ABC Indonesia mengajak ibu-ibu PKK Kabupaten Pasuruan berkreasi, menyajikan berbagai inspirasi menu kreatif olahan daging kurban. 

Mira Buanawati, General Counsel & Head of Government Affairs ABC Indonesia mengatakan, fokus mendasar dari demo masak tersebut adalah memberdayakan kaum perempuan, khususnya para ibu. 

Menurutnya, ibu memiliki peran sentral sebagai tulang punggung pemenuhan nutrisi dan penentu cita rasa di meja makan setiap rumah tangga.

"Kami ingin menginspirasi ibu-ibu di sekitar lewat kreasi menu baru yang menggugah selera untuk menyambut Idul Adha," ujarnya, Jumat (29/5/2026). 

Lebih dari itu, acara yang dihadiri oleh Bupati Pasuruan H. M. Rusdi Sutejo ini juga menjadi wadah edukasi gizi. 

"Lewat cara memasak yang baik dan benar, kami berkomitmen membantu para ibu memberikan gizi terbaik demi membangun masyarakat Indonesia yang lebih sehat," tambah Mira. 

Kehadiran Chef profesional yang turut membagikan resep rahasia pengolahan daging kurban, menjadi daya tarik tersendiri yang disambut antusias oleh ibu-ibu. 

Kolaborasi ini kian bermakna dengan keterlibatan Foodbank of Indonesia (FOI). Kemitraan strategis yang telah terjalin dari 2020 ini terus bergerak konsisten dalam mendekatkan akses pangan dan memerangi kelaparan di berbagai penjuru negeri.

Di Pasuruan, gerakan ini selaras dengan program prioritas pemerintah daerah, stunting. Menurut Bupati Rusdi, pemenuhan gizi yang tepat melalui kreasi pangan harian adalah kunci utama menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan di beberapa kecamatan di Pasuruan.

"Kita punya program Posyandu 6 SPM yang diinisiasi oleh PKK Kabupaten Pasuruan. Sinergi dari dunia usaha seperti ABC dan FOI ini mempercepat langkah kita. Penurunan stunting tidak bisa instan, harus dimulai dari dapur-dapur rumah kita sendiri," tandasnya. 

Melalui resep-resep kreatif Idul Adha dari "Aksi Berbagi Citarasa", para ibu di Pasuruan kini tidak hanya membawa pulang ilmu memasak baru, melainkan juga semangat dalam menjaga kesehatan melalui pemenuhan gizi yang cukup. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow