Ada Kelompok yang Menghambat Birokrasi, Bupati Jember: akan Kita Bereskan

Bupati Jember Muhammad Fawait mengirimkan pesan kuat kepada seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Mei 12, 2026 - 19:55
Ada Kelompok yang Menghambat Birokrasi, Bupati Jember: akan Kita Bereskan

JEMBER -

Bupati Jember Muhammad Fawait mengirimkan pesan kuat kepada seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Hal ini disampaikan usai melantik Pejabat (PJ) Sekda Jember Achmad Imam Fauzi yang berlangsung di Pendapa Wahya Wibawagraha Pemkab Jember, Selasa (12/5/2026).

Fawait menegaskan bahwa kata kunci utama kepemimpinannya ke depan adalah akselerasi.

Dia menyatakan bahwa Jember tidak lagi bisa berjalan di tempat atau sekadar mengikuti ritme lama.

Ia menekankan bahwa kecepatan adalah harga mati dalam mewujudkan visi pembangunan yang telah dicanangkan.

​Fawait menyoroti adanya hambatan internal yang seringkali memperlambat gerak pemerintah.

Ia secara spesifik menyebut istilah deep state atau kelompok-kelompok yang mencoba menghambat kebijakan strategis dengan cara-cara birokratis yang tidak perlu.

​"Akselerasi itu adalah kecepatan dibagi waktu. Siapa yang tidak mempercepat, deep state akan kita selesaikan semua. Deep state yang memperlambat akan kita bereskan dan kita evaluasi total," tegas Fawait.

​Ia menambahkan bahwa musuh terbesar dari percepatan adalah perlambatan, yang seringkali berakar pada masalah kapasitas SDM dan ego sektoral.

"Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh akan dilakukan mulai dari tingkat perencanaan hingga eksekusi di lapangan," tambahnya.

​Fawait juga memberikan instruksi khusus terkait penyusunan dokumen anggaran dan meminta tim anggaran pemerintah daerah untuk menyisir kembali perencanaan di P-APBD 2026 dan APBD 2027 agar selaras dengan RPJMD yang telah ditetapkan.

"Targetnya jelas, setiap rupiah yang dikeluarkan harus berdampak langsung pada akselerasi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jember," tegasnya.

​Merespons arahan tegas Bupati, PJ Sekda Jember yang baru, Achmad Imam Fauzi, menyatakan kesiapannya untuk menjadi motor penggerak utama dalam menjalankan instruksi tersebut.

​"Kami menerima instruksi bapak bupati sebagai perintah operasi yang harus segera dijalankan. Tugas utama saya sebagai PJ Sekda adalah memastikan orkestrasi birokrasi berjalan dalam satu irama, yaitu irama akselerasi," ujar Fauzi.

​Ia menambahkan beberapa langkah konkret yang akan segera diambil yakni audit kinerja birokrasi, ​sinkronisasi anggaran dan peningkatan kapasitas SDM.

Fauzi mengatakan akan segera melakukan pemetaan terhadap titik-titik sumbat (bottleneck) dalam pelayanan publik dan perizinan dan memastikan seluruh OPD (organisasi perangkat daerah) menyusun anggaran yang berorientasi pada hasil (result-oriented) sesuai arahan bupati mengenai APBD 2027 serta menjawab keresahan bupati mengenai aspek kapasitas, pihaknya akan melakukan pembinaan intensif agar ASN Jember memiliki mentalitas pelayan masyarakat yang tanggap dan cepat.

​"Tidak ada ruang bagi mereka yang ingin memperlambat gerak pembangunan. Seperti yang disampaikan bupati, tidak ada tempat bagi deep state di Jember. Kami akan pastikan birokrasi Jember menjadi birokrasi yang ramping, lincah, dan akseleratif," pungkas Fauzi. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow