Warga Perumahan di Banyuasin Patungan dan Kerja Bakti Hingga Subuh Demi Atasi Banjir

Puluhan warga Perumahan Meritai Anggrek Indah, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, terpaksa turun tangan langsung mengurai masalah yang terjadi di wilayahnya.

Mei 19, 2026 - 22:01
Warga Perumahan di Banyuasin Patungan dan Kerja Bakti Hingga Subuh Demi Atasi Banjir

BANYUASIN - Puluhan warga Perumahan Meritai Anggrek Indah, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, terpaksa turun tangan langsung mengurai masalah yang terjadi di wilayahnya.

Mereka bergotong royong memasang gorong-gorong dan memperbaiki saluran drainase secara swadaya demi mengatasi banjir yang telah mereka alami selama empat tahun terakhir.

Kegiatan tersebut dilakukan warga mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB dini hari.

Selain tenaga, warga juga mengumpulkan dana pribadi untuk mengecor jalan dan memperbaiki aliran air yang selama ini menyebabkan genangan di kawasan perumahan.

Salah seorang warga mengaku kecewa karena berbagai upaya koordinasi dengan pihak terkait dinilai belum membuahkan hasil.

“Kami sudah lelah. Sudah berulang kali berkoordinasi dengan pihak berwenang, tetapi sampai sekarang belum ada tanggapan nyata,” ujar warga dengan nada kecewa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, persoalan administrasi berupa dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) menjadi biangnya.

Disebut belum diserahkan pihak pengembang kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin, dokumen ini diduga menjadi salah satu penyebab penanganan infrastruktur di kawasan tersebut belum terealisasi.

"Akibat buruknya sistem drainase, air hujan kerap menggenangi permukiman kami dan merusak akses jalan di lingkungan perumahan ini," tutup warga dengan tegas.

Merasa tidak ingin terus hidup dalam kondisi banjir, warga akhirnya memilih bertindak mandiri dengan melakukan kerja bakti dan pembenahan fasilitas lingkungan secara swadaya.

Warga pun mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banyuasin, pihak kecamatan, pemerintah desa, serta pengembang perumahan untuk segera mengambil tanggung jawab atas fasilitas publik yang menjadi hak masyarakat dan konsumen Perumahan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow