Wamenperin: Harga BBM Stabil dan Stok Pangan Aman di Tengah Gejolak Global

Wamenperin Faisal Reza memastikan harga BBM tetap stabil dan stok pangan aman di tengah gejolak energi global akibat gangguan pasokan minyak dunia.

April 11, 2026 - 12:30
Wamenperin: Harga BBM Stabil dan Stok Pangan Aman di Tengah Gejolak Global

BLITAR - Wakil Menteri Perindustrian, Mohammad Faisal Reza, memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan di tengah gejolak energi global.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Wisuda Tahfidzul Qur’an dan Haul ke-9 almarhum Kiai Khozin Abdullah di Pondok Pesantren Jam’iyatul Qurro’ wal Huffadz, Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jumat (10/4/2026) malam.

Menurut Faisal, stabilitas harga BBM di dalam negeri merupakan hasil strategi pemerintah dalam menjaga pasokan energi di tengah kenaikan harga minyak dunia.

“Berkat kebijakan pemerintah, harga BBM tetap stabil, berbeda dengan sejumlah negara yang mengalami kenaikan signifikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tekanan harga global dipicu terganggunya distribusi minyak dunia, termasuk akibat ketegangan di kawasan Selat Hormuz yang berdampak pada pasokan energi internasional.

Namun demikian, pemerintah dinilai mampu menjaga stabilitas melalui sejumlah langkah, antara lain diversifikasi sumber pasokan energi, pengelolaan cadangan secara ketat, serta kebijakan yang mencegah dampak harga global langsung dirasakan masyarakat.

“Pemerintah tidak bergantung pada satu sumber pasokan dan terus menjaga agar gejolak harga dunia tidak membebani rakyat,” kata Faisal.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor energi serta memperkuat kemandirian nasional melalui pengembangan energi dalam negeri dan energi baru terbarukan.

Selain sektor energi, Faisal juga memastikan ketersediaan bahan pangan dalam kondisi aman. Ia menyebut stok beras, jagung, dan komoditas lainnya mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Cadangan pangan dalam kondisi aman dan mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, baik di sektor energi maupun pangan.

Acara yang digelar Yayasan Darut Tauhid tersebut berlangsung sejak pukul 19.00 WIB dan dihadiri ribuan masyarakat. Selain Faisal Reza, turut hadir Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini.

Sementara itu, KH Said Aqiel Sirodj yang sebelumnya dijadwalkan hadir, berhalangan karena agenda lain. Panitia menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran tersebut.

Kegiatan wisuda dan haul berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Kiai Khozin Abdullah sekaligus apresiasi bagi santri penghafal Al-Qur’an. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow