Viral MBG di Bondowoso Dibuang ke Troli Pasir, Ini Kata Sekolah

Viral sejumlah siswa di Bondowoso membuang menu MBG (Makan Bergizi Gratis) ke dalam troli pasir. Video yang ramai diperbincangkan di media sosial tersebut banyak menuai sorotan publik.

Juli 22, 2026 - 13:31
Viral MBG di Bondowoso Dibuang ke Troli Pasir, Ini Kata Sekolah

BONDOWOSO - Viral sejumlah siswa di Bondowoso membuang menu MBG (Makan Bergizi Gratis) ke dalam troli pasir. Video yang ramai diperbincangkan di media sosial tersebut banyak menuai sorotan publik. 

Ternyata aksi membuang menu MBG di video itu, terjadi di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Bondowoso. 

Kepala MTsN 4 Bondowoso, Dra. Qurniatul Fathiyah memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan siswa diduga membuang makanan dari program MBG.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa makanan yang dibuang bukanlah paket MBG yang masih utuh, melainkan hanya sisa makanan setelah disantap oleh para siswa.

"Saya mau mengklarifikasi tentang viralnya video siswa kami membuang makanan MBG. Saya perjelas bahwa itu bukan makanan yang utuh dibuang, akan tetapi sisa dari makanan," ujarnya dalam pernyataan resminya sebagaimana dikutip TIMES Indonesia, Rabu (22/7/2026). 

Ia menjelaskan, keterlambatan distribusi MBG ke sekolah menjadi penyebab utama kondisi tersebut. Menurutnya, kendaraan pengantar MBG mengalami kendala akses karena jalan menuju sekolah ditutup sementara akibat adanya kunjungan Wakil Menteri di Desa Lombok Kulon Senin, 20 Juli 2026.

"Sehingga MBG itu harus putar mencari jalan untuk sampai ke sekolah kami," jelasnya.

Pihak penyelenggara MBG kata dia, telah lebih dulu menginformasikan adanya keterlambatan. Karena waktu makan siang sudah tiba, para siswa akhirnya membeli makanan di kantin sekolah yang memang telah disediakan.

Akibatnya, saat paket MBG datang, sebagian besar siswa sudah makan terlebih dahulu. Makanan MBG tetap dikonsumsi, namun tidak habis karena para siswa sudah kenyang.

"Anak-anak sudah membeli makanan di kantin yang sudah kami sediakan, sehingga makanan itu tetap dimakan namun hanya sisanya, bukan asli dan utuh dibuang. Jadi hanya sisa makanan anak-anak yang sudah dimakan tinggal sedikit, tidak kenyang dibuang," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa sisa makanan tersebut rencananya akan diambil oleh para guru.

Selain meluruskan isi video, pihak madrasah juga membantah menjadi pihak yang merekam maupun menyebarkan video tersebut.

Menurutnya, saat itu area sekolah digunakan sebagai lokasi parkir kendaraan VIP dalam rangka kunjungan Wakil Menteri. Diduga, video direkam oleh pihak luar yang berada di lokasi.

"Pihak kami dari madrasah tidak pernah membuat video itu. Dimungkinkan karena tempat kami ini dijadikan tempat parkir VIP oleh kegiatan kunjungan Wamen, jadi dimungkinkan mereka yang membuat video. Bahkan salah satu guru kami yang bernama Pak Nur sudah menegur mereka untuk tidak memvideokan, tetapi tidak dihiraukan," ungkapnya.

Pihak MTsN 4 Bondowoso berharap klarifikasi tersebut dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di sekolah tersebut. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow