Unisma Malang Inbound Universitas Sam Ratulangi Manado Melalui Kegiatan Modul Nusantara

Kelompok Modul Nusantara Likupang Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 3 Universitas Sam Ratulangi Manado melaksanakan kegiatan kontribusi sosial dengan tema “Aksi Nyata Untuk Desa Bersih dan Sehat”

Maret 26, 2024 - 15:00
Unisma Malang Inbound Universitas Sam Ratulangi Manado Melalui Kegiatan Modul Nusantara

TIMESINDONESIA, MALANG – Kelompok Modul Nusantara Likupang Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 3 Universitas Sam Ratulangi Manado melaksanakan kegiatan kontribusi sosial dengan tema “Aksi Nyata Untuk Desa Bersih dan Sehat” di Desa Lalumpe, Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, Kamis - Sabtu (9-11/11/2023).

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM)  merupakan salah satu program unggulan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Program ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya memperluas kompetensi akademiknya tapi juga dapat membangun semangat gotong royong melalui keragaman dan menggali inspirasi dari tokoh-tokoh daerah. Program PMM juga merupakan program yang memberikan pengalaman kebinekaan, budaya dengan sistem alih kredit maksimal sebanyak +-20 SKS.

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Outbound angkatan ke 3 di Universitas Islam Malang sejumlah 29 mahasiswa yang tersebar di 14 Perguruan Tinggi di Indonesia salah satunya di Universitas Sam Ratulangi Manado. Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) angkatan 3 di Universitas Sam Ratulangi Manado dilakukan pada bulan Juli hingga Desember 2023.

Mahasiswa luar pulau yang mengikuti Program PMM di UNSRAT disebut dengan mahasiswa inbound. Universitas Sam Ratulangi mengelola empat kelompok mahasiswa Modul Nusantara yang berjumlah 108 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang beranggotakan masing-masing 27 mahasiswa per kelompok.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Modul Nusantara menjadi salah satu mata kuliah yang wajib diambil oleh mahasiswa yang mengikuti program PMM. Modul Nusantara merupakan rangkaian yang didesain berupa kegiatan kebinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi social yang memfokuskan untuk menciptakan pemahaman komprehensif mahasiswa melalui pembimbingan secara berurutan dan berulang. Modul nusantara dimaksudkan untuk memaksimalkan ruang perjumpaan antar mahasiswa di berbagai pulau, menambah keilmuan dan pemahaman, serta menambah makna toleransi.

Pada kegiatan akhir Modul Nusantara terdapat kegiatan Kontribusi Sosial yang bertujuan untuk memberikan dampak sosial kepada Masyarakat. Kegiatan kontribusi sosial yang dilakukan oleh mahasiswa PMM 3 UNSRAT Kelompok 4 Likupang bersama dosen pembina dan mentor dilakukan pada bulan November 2023 di Desa Lalumpe, Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara.

Faqih ketua pelaksana menjelaskan alasan memilih Desa Lalumpe sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan kontribusi sosial kelompok, sebab desa ini memiliki lokasi geografis desa yang jauh dari perkotaan sehingga desa ini memiliki masalah serius dalam pengelolaan sampah seperti kurangnya infrastruktur pengelolaan sampah yang memadai, tidak adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di desa, kurangnya tempat sampah di tempat umum seperti di Balai Desa, Tempat Ibadah dan Sekolah sekalipun.

"Selain itu ketika melakukan survey pun banyak sekali keluh kesah warga mengenai beberapa program yang kami tawarkan dan itu saling berkaitan dan pas sekali momentumnya ketika warga membutuhkan hal tersebut kami menawarkan program yang hampir sama dengan apa yang mereka butuhkan pada desa tersebut,” jelas Faqih selaku Ketua Pelaksana Kegiatan.

Kegiatan Kontribusi Sosial dihari pertama diawali dengan pemberian cinderamata kepada Kepala Desa Lalumpe yang diwakili oleh Sekretaris Desa Bapak Ronald sebagai bentuk buah tangan dan sekaligus acara dibuka. Beliau menyampaikan rasa terima kasihnya atas dipilihnya Desa Lalumpe sebagai tempat kontribusi sosial dilaksanakan.

PMM-3-unisma.jpg

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

“Kami sangat mengapresiasi dan sangat berterimakasih kepada teman-teman mahasiswa PMM yang melaksanakan program kontribusi sosial di desa kami. Program ini sangat baik karena program ini seperti layaknya program KKN namun lebih singkat, jadi menurut saya hal-hal seperti ini lah yang harus dilakukan oleh anak muda terutama generasi-generasi yang mendatang. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar sampai selesai serta memberikan manfaat kepada masyarakat di desa kami,” ungkap Ronald.

Selanjutnya, pada hari kedua para mahasiswa PMM melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama masyarakat desa dalam membersihkan setiap sudut jalan maupun gang-gang kecil yang ada di Desa Lalumpe. Sembari membersihkan desa sebagian dari Mahasiswa PMM ada juga yang ditugaskan untuk meletakkan tempat sampah di setiap sekolah dan rumah ibadah yang ada di Desa Lalumpe.

“Adapun tujuan dari program ini yaitu membantu mengurangi pencemaran lingkungan dan mendukung upaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Melalui kegiatan membersihkan desa, harapannya masyarakat di Desa Lalumpe menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan dapat terlibat dalam praktik-praktik yang mendukung keberlanjutan lingkungan,” kata Faqih selaku Ketua Panitia Pelaksana.

Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan Sosialisasi Mengenai Pengelolaan Sampah dan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Mahasiswa PMM mengadakan sesi penyuluhan dan workshop kepada masyarakat Desa Lalumpe tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan diikuti dengan sangat antusias oleh masyarakat Desa Lalumpe.

“Ini kegiatan yang sangat bagus karena kami sebagai masyarakat lebih paham mengenai pentingnya mengelola sampah dengan benar dan menjaga perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan adanya kegiatan ini dapat diharapkan terjadi pengurangan dalam pencemaran lingkungan di desa kami terutama yang disebabkan oleh sampah-sampah yang tidak terkelola dengan baik,” kata Sonya Kewo, warga desa lalumpe.

Setelah melaksanakan sosialisasi mengenai sampah dan PHBS, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi gosok gigi pada anak-anak di Desa Lalumpe. Mahasiswa mengadakan demonstrasi langsung tentang cara yang benar untuk menggosok gigi pada anak-anak di Desa Lalumpe. Salah satu perwakilan mahasiswa PMM memperagakan teknik yang benar menggunakan model gigi dan sikat gigi, sambil menjelaskan langkah-langkahnya kepada anak-anak.

Kegiatan ditutup dengan makan bersama warga desa dan ucapan terima kasih kepada pihak Desa Lalumpe yang telah memberi kesempatan untuk melaksanakan kegiatan ini.

“Kami sangat berterimakasih kepada pihak desa dan masyarakat desa lalumpe yang sudah menerima kami dengan baik. Kami merasa teramat senang dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi ini, semoga program-program yang telah berhasil kami laksanakan sebaiknya diteruskan dan dikembangkan agar menjadi kegiatan yang berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat yang diberikan memiliki dampak positif dalam jangka panjang,” tutup Muhamad Hasrun, sebagai Ketua Kelompok Modul Nusantara Likupang sekaligus penanggung jawab kegiatan. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Pewarta: Muhamad Hasrun, Mahasiswa PMM 3 Inbound UNSRAT asal Universitas Islam Malang (UNISMA)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow