Ungkap Misteri Kematian Remaja Perempuan di Cianjur, Polisi Lakukan Autopsi

Masyarakat di Kampung Sindangsari, Desa Ciramagirang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur dikejutkan oleh peristiwa tragis.

Mei 26, 2026 - 08:01
Ungkap Misteri Kematian Remaja Perempuan di Cianjur, Polisi Lakukan Autopsi

CIANJUR - Masyarakat di Kampung Sindangsari, Desa Ciramagirang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur dikejutkan oleh peristiwa tragis.

Sesosok jenazah remaja perempuan yang masih berumur 16 tahun ditemukan tergeletak tak bernyawa di kediamannya.

Aparat kepolisian dari Polsek Cikalongkulon Polres Cianjur segera bertindak cepat setelah menerima laporan dari warga setempat. 

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikalongkulon AKP Arip Titim Firmanto, petugas kepolisian bersama Unit Reskrim dan tim Inafis Polres Cianjur langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

"Personel Polsek Cikalongkulon bersama Inafis Polres Cianjur langsung melakukan cek TKP setelah menerima laporan penemuan mayat perempuan di Desa Ciramagirang," ujar AKP Arip melalui laporan tertulis, Selasa (26/5/2026).

Keberadaan korban yang sudah tidak bernyawa tersebut pertama kali diketahui oleh salah satu kerabatnya. Saksi tersebut awalnya datang ke rumah dengan maksud untuk bebenah dan membersihkan ruangan. 

Kecurigaan saksi mulai muncul lantaran mendapati seluruh pintu rumah tertutup rapat secara tidak wajar, namun lampu di bagian dalam bangunan masih terus menyala.

Ketika melangkah masuk ke dalam area rumah, saksi terkejut melihat korban yang statusnya masih berstatus sebagai pelajar tersebut sudah dalam keadaan terbujur kaku.

"Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di dalam rumah. Selanjutnya dilakukan olah TKP dan pemeriksaan awal oleh petugas," kata Kapolsek AKP Arip.

Menurut kesaksian penuturan yang disampaikan oleh warga sekitar rumahnya, korban dikenal sebagai remaja yang relatif tertutup dan jarang bepergian. 

Kesehariannya terbilang monoton, di mana ia hanya keluar rumah untuk menuntut ilmu di sekolah atau sesekali berbelanja ke warung yang berada dekat dengan kediamannya.

Dalam kehidupan sehari-hari, korban diketahui tinggal di rumah tersebut bersama dengan ayah sambung serta dua orang adiknya. 

Sementara itu, ibu kandung korban dilaporkan sedang berada di luar negeri untuk mengadu nasib mencari nafkah sebagai Pekerja Migran Indonesia.

Guna mengungkap penyebab medis di balik kematian mendadak remaja tersebut, petugas telah memindahkan jenazah korban ke RSUD Sayang Cianjur untuk menjalani pemeriksaan forensik lebih lanjut.

Hingga saat ini, jajaran Satreskrim Polres Cianjur masih berupaya keras mengusut tuntas perkara ini. Petugas di lapangan terus mengumpulkan berbagai alat bukti yang tersedia serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna membuat terang peristiwa tersebut. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow