UIN Malang Gelar Workshop Uji Publik Sistem Pendidikan NU

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2023, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) menggelar workshop Uji Publik Sistem Pendidi ...

Oktober 24, 2023 - 14:00
UIN Malang Gelar Workshop Uji Publik Sistem Pendidikan NU

TIMESINDONESIA, MALANG – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2023, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) menggelar workshop Uji Publik Sistem Pendidikan (Sisdik) NU mulai dari hari Senin, 23 Oktober 2023, hingga Rabu, 25 Oktober 2023.

Penanggung jawab Sisdik NU, Prof. Dr. Zainal Rahawarin, M.Ag, menyampaikan laporan mengenai upaya dalam mengelola pendidikan di NU. Dia menjelaskan, "Ide sistem pendidikan NU adalah inovatif dan unik di Indonesia yang membutuhkan kerja keras dalam penyusunannya."

Workshop ini dihadiri oleh pimpinan PBNU, wakil sekjen NU, PBNU wilayah Jatim, dan pengurus PBNU. Acara ini berlangsung di Gedung Rektorat lantai 5. Pada hari kedua workshop uji publik Sisdik NU, peserta workshop berfokus pada pembahasan kurikulum merdeka belajar. Anindito Aditomo, S.Psi, M.Phil., Ph.D., menjadi pemateri dalam sesi review lanjutan Sisdik NU pada hari Selasa, 24 Oktober 2023.

UIN-Malang-2.jpg

Dalam paparannya, Anindito menekankan bahwa pemerintah berencana mewajibkan semua satuan pendidikan untuk mengadopsi kurikulum merdeka pada tahun 2026/2027.

"Kurikulum merdeka ini bertujuan untuk mendorong pengembangan literasi, numerasi, dan karakter sebagai landasan utama, dengan mengurangi materi dan memberikan fleksibilitas untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien," ucapnya.

Terdapat tiga karakteristik utama dalam kurikulum merdeka yang mendukung peningkatan pembelajaran siswa. Pertama, fokus pada materi esensial yang memberi siswa lebih banyak waktu untuk belajar tanpa beban yang berlebihan, dengan penyesuaian kepada kemampuan individu mereka. Kedua, pembelajaran berbasis proyek dan jam pelajaran khusus untuk pengembangan karakter serta kompetensi profil pelajar Pancasila. Ketiga, memberikan fleksibilitas bagi guru dalam metode pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa serta konteks dan muatan lokal.

Anindito juga menekankan bahwa guru perlu memiliki kemampuan untuk membaca kemampuan anak didik mereka, mengingat perbedaan yang ada. "Hal ini menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh semua guru, dan kesempatan ini digunakan untuk meningkatkan proses pembelajaran sehingga siswa merasakan peningkatan dari sebelumnya," kata dia.

Anindito menambahkan bahwa kurikulum merdeka ini menjadi pedoman untuk memastikan bahwa proses pembelajaran antara guru dan siswa dapat berjalan dengan baik dalam satu frekuensi, sehingga tujuan utama dari proses belajar mengajar dapat tercapai dengan baik.

Rektor UIN Malang, Prof. Zainuddin, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas kesuksesan acara ini. Pihaknya berharap, dengan adanya acara ini, akan dihasilkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

“Terima kasih kepada IPPNU Malang yang telah menyelenggarakan workshop uji publik sistem pendidikan NU selama tiga hari ke depan,” ucapnya. (d)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow