Ubah Limbah Litter Jadi Sumber Energi, Mahasiswa Polbangtan Malang Tawarkan Inovasi Pemanas Kandang Broiler
Polbangtan Malang terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang inovatif dan berdaya saing.
MALANG - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang inovatif dan berdaya saing. Salah satu inovasi terbaru lahir dari mahasiswa Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan (PPKH), Ferdian Azizun Alif, yang mempresentasikan hasil penelitian tugas akhirnya dalam Sidang Komprehensif di Kampus 1 Polbangtan Malang, Selasa (30/6/2026).
Ferdian menawarkan inovasi pemanfaatan limbah litter sebagai bahan bakar pemanas buatan pada fase brooding ayam broiler dalam sistem kandang closed house.
Penelitian berjudul "Pemanfaatan Limbah Litter sebagai Pemanas Buatan Fase Brooding pada Kandang Closed House Peternakan Ayam Broiler CV. Dekem Tengah Sawah" ini bertujuan menganalisis efektivitas limbah litter sebagai sumber energi alternatif pengganti gas LPG.
Inovasi tersebut diharapkan menjadi solusi yang lebih efisien dan ekonomis bagi peternak, sekaligus meningkatkan nilai tambah limbah peternakan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Dalam sidang komprehensif tersebut, penelitian diuji oleh Dr. Kartika Budi Utami dengan bimbingan akademik dari Dr. drh. Iswati dan Dr. Riyanto. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi pengembangan teknologi pemanas berbahan bakar limbah litter yang mampu menekan biaya produksi, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendukung pengelolaan limbah peternakan yang lebih berkelanjutan.
Melalui lahirnya inovasi-inovasi terapan seperti ini, Polbangtan Malang terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang menghasilkan lulusan kompeten, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian modern.
Hasil-hasil penelitian mahasiswa diharapkan tidak hanya memenuhi tuntutan akademik, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi industri pertanian-peternakan menuju sektor yang maju, mandiri, dan berkelanjutan. (*)
Apa Reaksi Anda?