TNI Hadir Bangun Kesadaran, TMMD ke-127 Blitar Fokus Perkuat Ketahanan Sosial Warga
TMMD ke-127 Kodim 0808/Blitar menggelar penyuluhan bahaya narkoba dan literasi digital di Desa Krisik, Gandusari. Kegiatan nonfisik ini bertujuan memperkuat ketahanan sosial dan meningkatkan kualitas
BLITAR Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0808 Blitar tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bahaya narkoba dan literasi digital. Kegiatan tersebut digelar di Balai Desa Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Kabupaten Blitar, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD sebagai upaya membangun sumber daya manusia yang tangguh seiring dengan pembangunan infrastruktur desa.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danki SSK TMMD, Kapten Inf Hendry N.W, Danramil 0808/04 Sanankulon Kapten Inf Supriadi, serta Kepala Desa Krisik Hari Budi S bersama masyarakat setempat.
Materi penyuluhan disampaikan oleh narasumber dari BNN Kabupaten Blitar, Anindhita Rustiyan K, serta Kabid Persediaan dan Keamanan Informasi Heli Ratnawati.
Dalam pemaparannya, Anindhita menekankan bahwa ancaman narkoba kini tidak lagi mengenal batas usia maupun wilayah. Ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkotika yang kerap menyasar generasi muda di pedesaan.
“Pencegahan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan. Masyarakat perlu berani menolak dan melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba,” ujarnya di hadapan peserta.
Literasi Digital Jadi Benteng Baru Masyarakat Desa
Selain penyuluhan narkoba, warga juga mendapatkan edukasi terkait bahaya digital, mulai dari penyebaran hoaks, penipuan daring, hingga keamanan data pribadi. Materi ini dinilai penting karena transformasi digital kini telah menjangkau hingga tingkat desa.
Heli Ratnawati menjelaskan bahwa rendahnya literasi digital dapat membuat masyarakat rentan terhadap kejahatan siber.
“Kemajuan teknologi harus diimbangi pemahaman. Jangan sampai masyarakat menjadi korban karena kurang memahami keamanan digital,” katanya.
Kegiatan nonfisik TMMD ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, tidak hanya membangun sarana prasarana, tetapi juga membangun kesadaran, pengetahuan, dan ketahanan masyarakat menghadapi tantangan sosial modern.
Kepala Desa Krisik, Hari Budi, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyebut penyuluhan sangat bermanfaat bagi warganya.
“Kami merasa diperhatikan, tidak hanya dibangunkan fasilitas desa, tetapi juga diberikan bekal pengetahuan untuk melindungi keluarga dan lingkungan,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan aman, dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang mengikuti penyuluhan hingga selesai.
Melalui TMMD ke-127, Kodim 0808 Blitar menegaskan bahwa pembangunan desa tidak cukup hanya dengan infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh pembangunan karakter dan wawasan masyarakat agar desa semakin mandiri, aman, dan berdaya saing.
Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, bebas narkoba, serta masyarakat yang cerdas dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital di era modern. (*)
Apa Reaksi Anda?