TMMD Ke-128 Ubah Gubuk Rikso Jadi Rumah Layak, TNI Perkuat Sinergi dengan Puskesmas Maron
Di usia 80 tahun, Rikso akhirnya dapat menempati rumah yang kokoh dan nyaman. Perempuan lanjut usia asal Dusun Klagin RT 20 RW 07, Desa Brabe
PROBOLINGGO - Di usia 80 tahun, Rikso akhirnya dapat menempati rumah yang kokoh dan nyaman. Perempuan lanjut usia asal Dusun Klagin RT 20 RW 07, Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo itu tak kuasa menahan haru ketika melihat gubuk rapuh yang selama ini ia huni telah berubah menjadi rumah layak melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026.
Program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan Kodim 0820/Probolinggo tersebut kini telah rampung 100 persen. Rumah yang sebelumnya hampir roboh, dingin saat malam hari, dan rawan saat musim hujan, kini berdiri lebih aman, sehat, dan nyaman untuk ditempati.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah dan bapak-bapak TNI dari Kodim 0820/Probolinggo. Dulu rumah saya gubuk, sudah mau roboh dan terasa dingin. Sekarang sudah bagus dan nyaman ditempati,” ungkap Rikso dengan mata berkaca-kaca.
Serka Samsul Arifin, anggota Satgas TMMD Ke-128, mengatakan bahwa program RTLH merupakan bentuk kepedulian TNI bersama pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak.
“Semoga rumah yang sudah selesai ini dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup Ibu Rikso. Program TMMD hadir untuk membantu masyarakat serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.
Renovasi rumah Rikso menjadi salah satu bukti bahwa TMMD tidak sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan perubahan yang menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat: tempat tinggal yang aman dan bermartabat.
Sinergi dengan Puskesmas Maron
Di saat yang sama, Satgas TMMD Ke-128 juga terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Salah satunya melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) di Puskesmas Maron.
Kegiatan tersebut dipimpin Babinsa Koramil 0820/21 Maron, Serma Rustam. Dalam suasana santai namun produktif, personel Satgas berdialog dengan tenaga kesehatan mengenai kondisi kesehatan masyarakat serta dukungan yang dapat diberikan selama pelaksanaan TMMD.
Menurut Serma Rustam, kehadiran TNI di fasilitas kesehatan merupakan bagian dari upaya memastikan pembangunan desa juga menyentuh aspek kesehatan masyarakat.
“Melalui komunikasi yang baik, kami dapat mengetahui kebutuhan warga di bidang kesehatan sehingga program TMMD benar-benar memberikan manfaat yang menyeluruh,” ujarnya.
Pihak Puskesmas Maron menyambut baik kunjungan tersebut. Mereka menilai sinergi antara tenaga kesehatan dan TNI sangat membantu dalam menjangkau masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.
Pembangunan yang Menyentuh Kehidupan Warga
TMMD Ke-128 di Desa Brabe mencakup berbagai sasaran fisik seperti pavingisasi jalan, pembangunan tandon SPAM, pembangunan mushola, hingga renovasi 10 unit RTLH. Namun lebih dari itu, program ini juga membangun jejaring sosial dan kolaborasi yang memperkuat kualitas hidup masyarakat.
Rumah baru bagi Rikso dan koordinasi dengan Puskesmas Maron menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berbicara tentang beton dan semen, tetapi juga tentang kesehatan, keamanan, dan harapan.
Di Desa Brabe, TMMD menghadirkan perubahan yang nyata: dari gubuk yang nyaris roboh menjadi rumah yang layak, dan dari pembangunan fisik menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (*)
Apa Reaksi Anda?