TMMD 128 Probolinggo Perkuat Komsos, Pemeriksaan Gratis Jadi Jembatan TNI dan Warga Desa
TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo memadukan komunikasi sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Brabe, memperkuat kedekatan TNI dengan masyarakat.
PROBOLINGGO - Di tengah pembangunan jalan dan infrastruktur desa, pendekatan humanis menjadi strategi penting TNI dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat. Hal itulah yang terlihat dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo di Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron.
Kamis (30/4/2026), Satgas TMMD tidak hanya membawa agenda pembangunan fisik, tetapi juga membangun kedekatan sosial melalui komunikasi langsung dan layanan kesehatan gratis bagi warga.
Kegiatan yang berlangsung di RT 19 RW 7 tersebut menjadi ruang interaksi antara aparat dan masyarakat. Warga datang untuk memeriksakan kesehatan, sementara anggota Satgas TMMD memanfaatkan suasana itu untuk berdialog santai mengenai kebersihan lingkungan, pola hidup sehat, dan manfaat program pembangunan desa.
Model pendekatan seperti ini mencerminkan bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari selesainya proyek fisik, tetapi juga dari terbangunnya kepercayaan publik.
Kapolkes Klinik 05-09-17 Kodim 0820 Probolinggo, Serma Suwarno, menyebut pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari sasaran nonfisik yang dirancang untuk menjawab kebutuhan warga sekaligus memperkuat komunikasi sosial.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat. Kesehatan warga penting, dan komunikasi yang baik akan memperkuat keberhasilan program TMMD,” katanya.
Tim medis melakukan pemeriksaan dasar seperti cek tekanan darah dan gula darah, serta memberikan obat bagi warga yang membutuhkan. Sejumlah lansia yang terdeteksi hipertensi langsung mendapat penanganan awal dan edukasi kesehatan.
Bagi warga, kegiatan ini bukan sekadar layanan gratis, tetapi simbol kehadiran negara di tingkat paling dekat. Mereka tidak hanya menerima manfaat kesehatan, tetapi juga merasakan hubungan yang lebih cair dengan aparat.
Pendekatan komsos semacam ini relevan dalam konteks pembangunan desa modern, di mana partisipasi masyarakat menjadi faktor kunci. Infrastruktur yang dibangun tanpa keterlibatan sosial berisiko menjadi proyek semata, sedangkan pembangunan yang disertai kedekatan sosial cenderung lebih berkelanjutan.
TMMD 128 Probolinggo memperlihatkan bahwa pembangunan desa dapat menjadi ruang kolaborasi antara negara dan masyarakat. Dari pos kesehatan sederhana di rumah warga, terbentuk pesan besar: membangun desa berarti juga membangun rasa percaya. (*)
Apa Reaksi Anda?