TMMD 128 Probolinggo: Mushola dan Bantuan Sosial Digenjot

TMMD 128 Probolinggo percepat pembangunan Mushola Baiturrahim dan salurkan bantuan sosial bagi warga Desa Brabe.

Mei 5, 2026 - 16:30
TMMD 128 Probolinggo: Mushola dan Bantuan Sosial Digenjot

PROBOLINGGO - Program TMMD 128 Probolinggo di Desa Brabe tidak hanya berbicara soal pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh dimensi sosial masyarakat. Hal ini terlihat saat Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono meninjau pembangunan Mushola Baiturrahim sekaligus menyalurkan bantuan sosial, Selasa (5/5/2026).

Di tengah progres pembangunan yang telah mencapai 50 persen, mushola yang berada di Dusun Leduk RT 17 RW 07 itu mulai menunjukkan bentuknya. Tahapan konstruksi kini memasuki pemasangan kawat beton, bagian krusial untuk memastikan kekuatan struktur bangunan.

Bagi warga, mushola ini bukan sekadar fasilitas ibadah, melainkan simbol akses layanan dasar yang selama ini terbatas. Sebelum pembangunan dimulai, warga harus menempuh jarak cukup jauh untuk beribadah secara berjemaah.

Dalam kunjungan tersebut, Dansatgas didampingi Danramil 0820-21 Maron Kapten Arh Murianto dan Kepala Desa Brabe Sunardi. Mereka berdialog langsung dengan Satgas dan warga, memastikan pekerjaan berjalan sesuai target.

“Pembangunan mushola ini harus selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono.

Namun, fokus TMMD 128 Probolinggo tidak berhenti pada infrastruktur. Pada kesempatan yang sama, Dansatgas juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu, salah satunya Ibu Hotijah (57).

Langkah ini mencerminkan pendekatan ganda TMMD—menggabungkan pembangunan fisik dan kepedulian sosial. Dalam konteks desa, intervensi seperti ini dinilai penting untuk menjawab kebutuhan langsung masyarakat.

Kepala Desa Brabe Sunardi menilai sinergi tersebut mempercepat dampak program di lapangan. Menurutnya, perhatian terhadap aspek sosial menjadi nilai tambah yang dirasakan langsung oleh warga.

Dengan kombinasi pembangunan dan bantuan sosial, TMMD 128 Probolinggo menunjukkan model intervensi desa yang lebih komprehensif—tidak hanya membangun ruang, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow