TMMD 128 Gresik Bangun Sinergi TNI-Warga lewat Rehabilitasi Pintu Air Desa Slempit
Rehabilitasi pintu air waduk Desa Slempit dalam TMMD 128 Gresik menjadi simbol gotong royong TNI dan warga demi pertanian berkelanjutan.
GRESIK - TMMD 128 Gresik di Desa Slempit kembali menunjukkan bahwa pembangunan terbaik lahir dari kekompakan sosial. Rehabilitasi pintu air waduk desa yang kini tengah dikerjakan bukan hanya tentang pembenahan sistem irigasi, tetapi juga menjadi simbol kuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga masa depan pertanian desa.
Kamis (30/4/2026), anggota Satgas TMMD bersama warga, termasuk Wijiono, terlihat bahu-membahu membersihkan saluran dan memperbaiki struktur pintu air secara gotong royong. Suasana kebersamaan di lapangan menjadi potret bahwa pembangunan desa bukan kerja sepihak, melainkan hasil kolaborasi.
Dipimpin Tertua Serda Yuwanto, kegiatan dilakukan dengan semangat kemanunggalan yang menjadi ciri utama program TMMD.
Perbaikan pintu air ini dinilai penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar petani: ketersediaan air. Namun di balik fungsi teknis tersebut, TMMD juga menghidupkan kembali budaya kerja bersama yang menjadi kekuatan sosial masyarakat desa.
Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan penguatan hubungan sosial harus berjalan beriringan.
“Program TMMD ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa TMMD 128 Gresik bukan sekadar proyek pembangunan fisik, tetapi juga strategi sosial untuk membangun kepercayaan, partisipasi, dan solidaritas warga.
Dengan rehabilitasi pintu air yang terus dikebut, Desa Slempit tidak hanya sedang memperbaiki sistem pengairan, tetapi juga merawat semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Dari waduk desa, TMMD membangun dua hal sekaligus: pertanian yang lebih produktif dan masyarakat yang semakin solid.(*)
Apa Reaksi Anda?