Tingkatkan Kunjungan Wisatawan di Kampung Topeng Malangan, Akuntansi UNMER Malang Bersama ADAI Beri Pelatihan

Akuntansi UNMER Malang dan Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI) telah sukses menggelar acara pelatihan yang mengusung tema Pemasaran Berbasis Teknologi dan Penetapan Harga Paket Wisata Edukasi Topeng…

Agustus 31, 2023 - 09:40
Tingkatkan Kunjungan Wisatawan di Kampung Topeng Malangan, Akuntansi UNMER Malang Bersama ADAI Beri Pelatihan

TIMESINDONESIA, MALANG – Akuntansi UNMER Malang dan Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI) telah sukses menggelar acara pelatihan yang mengusung tema Pemasaran Berbasis Teknologi dan Penetapan Harga Paket Wisata Edukasi Topeng Malangan. Pelatihan dilaksanakan secara hybrid dengan lokasi luring di Kampung Topeng Malangan, Pakisaji, Malang, Sabtu (26/08/2023).

Pelatihan ini merupakan bagian dari International Accounting Student Conference (IASC) yang telah digelar sejak Juli lalu sebagai upaya untuk menghadirkan wawasan baru dalam dunia pemasaran dan promosi pariwisata agar dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. Pelatihan dihadiri oleh pelaku seni dan usaha Topeng Malangan serta 60 akademisi dari 20 perguruan tinggi di Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi pemasaran yang belum tereksplorasi secara maksimal serta membantu menteapkan harga paket wisata yang sesuai.

Selama sambutannya, Dr. Arfan Ikhsan Lubis, Ketua Umum ADAI, menekankan pentingnya adaptasi terhadap tren teknologi terkini dalam dunia pemasaran. “Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan wawasan baru kepada para peserta tentang bagaimana menggabungkan elemen-elemen tradisional dengan strategi pemasaran yang inovatif,” ungkapnya.

Materi pelatihan disampaikan oleh Wakil Rektor II UNMER Malang Dr. Prihat Assih, SE., M.Si., Ak., CSRC dan Diyah Sukanti Cahyaningsih, SE., M.SA. Materi pelatihan membahas berbagai aspek, termasuk pemanfaatan media sosial, pemasaran melalui platform daring, analisis data untuk mengidentifikasi komponen paket wisata, serta teknik penetapan harga yang tepat untuk paket wisata edukasi.

“Selalu perhatikan bahwa faktor-faktor seperti musim, permintaan, daya beli masyarakat dan nilai tambah produk yang ditawarkan dalam paket wisata dapat mempengaruhi harga jual. Jadi, perlu untuk secara terus menerus mengevaluasi dan memperbarui harga sesuai keadaan dan kebutuhan pasar,” kata Diyah Sukanti.

Dalam sesi diskusi, peserta pelatihan berkesempatan berbagi pandangan dan pengalaman. Mereka menyuarakan pendapatnya dalam menggabungkan nilai tradisional dengan konsep pemasaran. Para peserta sepakat bahwa pendekatan inovatif memiliki potensi besar untuk memikat wisatawan. Di akhir acara, para peserta diberikan kesempatan untuk mewarnai Topeng Malangan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow