Tingkatkan Keselamatan, KSM-N 55 UNISMA Pasang Rambu Reflektor di Titik Rawan Kecelakaan
Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian serius mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi Nusantara Kelompok 55 Universitas Islam Malang (KSM-N 55 UNISMA).
MALANG Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian serius mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi Nusantara Kelompok 55 Universitas Islam Malang (KSM-N 55 UNISMA). Melihat kondisi jalan desa yang minim penerangan dan rawan kecelakaan, mahasiswa berinisiatif memasang pembatas jalan disertai rambu reflektor di beberapa titik strategis Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Jumat (27/02/2026).
Program ini dilaksanakan sebagai respons atas keluhan warga terkait sering terjadinya insiden kecil maupun kecelakaan saat malam hari. Kondisi jalan yang berkelok, minim lampu penerangan, serta kurangnya penanda visual menjadi faktor utama meningkatnya risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua.
Humas KSM-N 55 UNISMA, Ahmad Fahim Rifqy, menjelaskan bahwa pemasangan rambu reflektor merupakan solusi sederhana namun berdampak signifikan. “Reflektor ini berfungsi memantulkan cahaya kendaraan sehingga pengendara dapat lebih waspada ketika melintasi tikungan atau titik gelap. Harapannya, angka kecelakaan dapat ditekan,” jelasnya.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
Mahasiswa KSM lainnya, Bagas Aditya Pangestu, menambahkan bahwa sebelum pemasangan dilakukan, tim terlebih dahulu melakukan observasi dan berdiskusi dengan warga setempat. “Kami tidak ingin asal memasang. Kami survei dulu titik yang paling rawan, terutama di jalur yang sering dilewati warga saat malam hari. Dengan begitu, pemasangan bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Proses pemasangan dilakukan secara gotong royong bersama perangkat desa dan pemuda setempat. Mahasiswa terlebih dahulu melakukan survei lapangan untuk menentukan lokasi yang paling membutuhkan penanda keselamatan, kemudian memasang reflektor dengan mempertimbangkan jarak pandang dan posisi strategis.
RT dusun Gudang, Karim, mengapresiasi langkah cepat mahasiswa KSM. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian adik-adik mahasiswa. Rambu reflektor ini sangat membantu masyarakat, terutama saat malam hari atau ketika kabut turun,” ungkapnya.
Salah satu warga, Dedi, yang sehari-hari melintasi jalur tersebut, mengaku merasa lebih aman. “Dulu kalau malam agak khawatir karena gelap. Sekarang sudah ada tanda reflektor, jadi lebih terlihat dan hati-hati,” tuturnya.
Kegiatan ini bukan sekadar pemasangan rambu, tetapi juga menjadi bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Mahasiswa turut mengimbau warga untuk selalu mematuhi batas kecepatan, serta menjaga kondisi kendaraan.
Melalui aksi nyata ini, KSM-N 55 UNISMA membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan dalam langkah konkret yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan kolaborasi antara mahasiswa serta masyarakat menjadi kunci terciptanya lingkungan desa yang lebih aman dan tertib. (*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
*)Pewarta: Nia Lutfatun Nisak, Mahasiswa KSM-N Kleompok 55 Universitas Islam Malang (UNISMA)
Apa Reaksi Anda?