Timwas DPR RI Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Kesiapan Armuzna Capai 90 Persen

Timwas DPR RI mengapresiasi penyelenggaraan haji 2026, khususnya layanan di Madinah. DPR juga memberi catatan terkait akomodasi Makkah dan kesiapan Armuzna yang telah mencapai 90 persen.

Mei 25, 2026 - 07:31
Timwas DPR RI Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Kesiapan Armuzna Capai 90 Persen

MAKKAH - Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengapresiasi pelaksanaan ibadah haji 2026 yang hingga saat ini dinilai berjalan baik. Menurutnya, penyelenggaraan haji tahun ini mencatat langkah awal yang positif, terutama pada fase pelayanan jemaah di Madinah.

Apresiasi tersebut disampaikan Cucun saat rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama jajaran Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Duta Besar RI, Konsul Jenderal RI di Jeddah, Amirul Hajj, dan Kantor Urusan Haji, Minggu (24/5/2026), di Al Qimma Hall, Makkah.

Cucun menilai pelayanan haji reguler selama fase Madinah memberikan pengalaman yang lebih baik bagi jemaah. Salah satu aspek yang disorot yakni lokasi akomodasi yang dinilai dekat dengan Masjid Nabawi, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi para jemaah.

Selain itu, ia juga mengapresiasi kinerja petugas haji yang dinilai cepat tanggap dan menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kebutuhan jemaah.

"Alhamdulillah, dari fase Madinah yang sudah ditutup, kami mengapresiasi penyelenggaraan haji yang luar biasa. Ini merupakan langkah perdana yang baik dari Kementerian Haji dan Umrah di tahun 2026 ini," ujar Cucun.

Meski demikian, Timwas DPR RI tetap memberikan sejumlah catatan evaluasi. Salah satunya terkait masa tinggal jemaah di Makkah, khususnya mengenai lokasi pondokan yang diharapkan tetap memperhatikan faktor kedekatan dengan Masjidil Haram.

Menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Timwas DPR RI juga melakukan pengecekan terhadap kesiapan fasilitas akomodasi bagi jemaah.

Cucun menyoroti langkah petugas yang melakukan verifikasi ulang kapasitas tenda. Menurutnya, proses tersebut penting dilakukan untuk memastikan kapasitas yang disediakan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

Ia mencontohkan, terdapat kondisi ketika pihak syarikah mengklaim kapasitas tenda mencapai 100 orang, namun setelah dilakukan pengecekan kembali, kapasitas riil yang tersedia hanya sekitar 80 orang.

"Petugas mampu memberikan pelayanan yang sangat optimal dengan melakukan verifikasi ulang fasilitas. Ini langkah yang sangat bagus untuk memastikan kenyamanan jemaah," katanya.

Cucun menegaskan Timwas DPR RI akan terus mengawal penyelenggaraan ibadah haji hingga seluruh tahapan selesai, terutama pada fase puncak Armuzna. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat meningkatkan kualitas layanan haji pada tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan masukan yang diberikan Timwas DPR RI. Menurutnya, berbagai temuan di lapangan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan layanan.

"Kesiapan Armuzna saat ini sudah mencapai 90 persen. Sisa fasilitas akan terus kami sesuaikan dengan rekomendasi dari Timwas DPR RI. Sinergitas antara Kementerian dan DPR ini akan menjadikan kualitas penyelenggaraan semakin optimal," ujar Gus Irfan.

Ia menambahkan, perbaikan layanan akan terus dilakukan guna memastikan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah haji. Seluruh pihak terkait juga terus berupaya agar fase puncak Armuzna berjalan lancar dan jemaah dapat menunaikan ibadah dengan baik. (*/MCH 2026)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow