Tiga Bupati Bahas Flyover Mengkreng, Upaya Urai Kemacetan Parah di Jalur Kediri–Jombang–Nganjuk
Bupati Jombang, Kediri dan Nganjuk sepakat untuk membangun flyover Simpang Mengkreng untuk mengurai kemacetan.
JOMBANG - Tiga kepala daerah di Jawa Timur, yakni Bupati Jombang Warsubi, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, dan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, menggelar pertemuan strategis di Pos Polisi Mengkreng, Kediri, Rabu (8/4/2026). Pertemuan ini membahas rencana pembangunan flyover di kawasan Simpang Mengkreng guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi.
Dalam pertemuan tersebut, ketiganya menelaah peta sirkulasi kendaraan sebagai dasar perencanaan pembangunan flyover. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Ditho, mengungkapkan bahwa berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Simpang Mengkreng termasuk dalam tiga besar titik kemacetan terparah di Indonesia, terutama saat momentum Ramadhan.
“Ruas yang akan dibangun mulai dari wilayah Jombang, kemudian dibagi menjadi dua jalur, masing-masing menuju arah Kediri dan Nganjuk,” ujar Mas Ditho dalam keterangan yang diterima TIMES Indonesia, Jumat (10/4/2026).
Rencana pembangunan flyover ini menjadi inisiatif bersama tiga pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan kemacetan kronis di jalur penghubung utama antarwilayah tersebut.
Bupati Jombang, Warsubi, menegaskan bahwa hasil diskusi ini akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk proposal resmi. Dokumen tersebut akan diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah pusat guna menentukan kewenangan serta skema pembangunan.
“Dalam satu atau dua minggu ini akan kita susun proposal. Setelah itu kami bertiga akan menghadap Gubernur Jawa Timur, kemudian bersama-sama ke Jakarta untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” jelas Warsubi.
Sementara itu, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyebutkan bahwa pembahasan ini merupakan kelanjutan dari inisiasi yang telah dilakukan sejak pekan lalu. Ia menambahkan, pertemuan teknis lanjutan akan digelar di Jombang dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
“Besok perwakilan dari Dinas PUPR, Bappeda, dan Dinas Perhubungan dari tiga daerah akan rapat. Targetnya, dalam minggu depan proposal dan rekomendasi sudah rampung untuk diajukan ke Gubernur dan Kementerian PUPR,” ujarnya.
Sebagai informasi, Simpang Mengkreng merupakan titik vital yang menghubungkan tiga kabupaten, yakni Kediri, Jombang, dan Nganjuk. Kawasan ini menjadi jalur arteri penting, terutama bagi kendaraan dari arah Surabaya menuju wilayah selatan seperti Madiun. Tingginya volume kendaraan kerap menyebabkan kemacetan panjang, khususnya pada jam sibuk dan musim libur.
Pembangunan flyover diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas sekaligus mendukung konektivitas antarwilayah di Jawa Timur. (*)
Apa Reaksi Anda?