Takaran dan Kualitas Dikalibrasi, SPBU Kota Banjar Siap Sambut Mudik Lebaran 2026

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa bahan bakar yang dijual aman, berkualitas, dan sesuai dengan takaran yang semestinya.

Maret 4, 2026 - 20:30
Takaran dan Kualitas Dikalibrasi, SPBU Kota Banjar Siap Sambut Mudik Lebaran 2026

BANJAR Menjelang Mudik Lebaran, Dinas terkait di Kota Banjar melakukan pemeriksaan menyeluruh di semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Diungkap Kepala UPTD Laboratorium Metrologi Legal Kota Banjar, Eka Komara, pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa bahan bakar yang dijual aman, berkualitas, dan sesuai dengan takaran yang semestinya.

Sejauh ini, tim pengawas yang berasal dari UPTD Metrologi Legal pada Dinas KUKMP Kota Banjar dan Satreskrim Polres Banjar telah memeriksa dua SPBU pertama di Kota Banjar yakni SPBU Pintusinga dan SPBU Parungsari, Rabu (4/3/2026).

"Hasilnya sangat memuaskan. Tidak ada hal mencurigakan yang ditemukan. Semua takaran dan kualitas bahan bakar masih sesuai dengan aturan yang berlaku. Ini berarti BBM yang dijual di SPBU tersebut aman untuk pengendara," bebernya.

Apa Saja yang Diperiksa?

Ada dua hal utama yang menjadi fokus pemeriksaan:

1.  Segel Dispenser

Petugas memeriksa segel di setiap pompa bensin (dispenser) untuk memastikan tidak ada kerusakan atau tanda-tanda upaya kecurangan.

2.  Keakuratan Takaran

Setiap pompa diuji menggunakan bejana ukur standar 20 liter. Hasilnya menunjukkan bahwa semua takaran BBM akurat, tidak ada yang kurang dari seharusnya.

"Syukurlah, tidak ada segel yang rusak ditemukan," ungkap Eka.

Semua SPBU Sudah Dikalibrasi Ulang

Eka juga memastikan bahwa keenam SPBU yang beroperasi di Kota Banjar telah menjalani "Tera Ulang" atau kalibrasi ulang. Ini adalah proses penting untuk menjamin keakuratan alat ukur di SPBU.

"Dengan demikian, pengendara yang akan mudik tidak perlu khawatir saat mengisi bahan bakar di Kota Banjar," tandasnya.

Langkah Jika Ada Keluhan Pengaduan

Pengawasan ketat ini diharapkan dapat membuat perjalanan mudik lebih aman dan nyaman. Namun, jika masyarakat menemukan hal yang mencurigakan atau merasa ada kecurangan di SPBU, mereka bisa segera melapor.

Dijabarkan Eka, Ada dua cara untuk melapor, yaitu:

  1. Langsung datang ke kantor Metrologi.
  2. Lakukan Scan Barcode. Setiap dispenser SPBU dilengkapi dengan stiker berisi barcode.

"Masyarakat bisa memindai (scan) barcode tersebut untuk mengakses formulir pengaduan online," ujarnya.

Ditambahkannya, setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan serius, dan data pelapor dijamin kerahasiaannya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow