Sosialisasi MBG di MAN 2 Kota Malang, Menko Pangan Jelaskan Parameter Makan Bergizi
Menteri Kordinator Bidang Pangan Republik Indonesia. H Zulkifli Hasan melakukan sosialisasi Makan Bergizi Gratis ke MAN 2 Kota Malang, Selasa (24/2/2026)
MALANG Menteri Kordinator Bidang Pangan Republik Indonesia. H Zulkifli Hasan melakukan sosialisasi Makan Bergizi Gratis ke MAN 2 Kota Malang, Selasa (24/2/2026).
Menteri Kordinator Bidang Pangan Republik Indonesia menjelaskan, MAN 2 Kota Malang masih belum mendapatkan program Presiden Republik Indonesia MAkan Bergizi Gratis karena informasi dari pihak kepala sekolah masih akan dibicarakan dengan pihak wali siswa.
Tujuan pemberian makanan bergizi gratis sendiri adalah untuk meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil, mengurangi angka kemiskinan dan kesenjangan sosial.
"Sumber daya manusia Indonesia menjadi lebih baik dalam meningkatkan pendidikan," ungkapnya.
Parameter untuk Makanan Bergizi Gratis (MBG) biasanya meliputi kualitas makanan, kuantitas makanan, ketersediaan makanan, kebersihan makanan dan penerimaan anak.
MBG juga mempunyai parameter lain yang juga penting seperti kandungan gizi, variasi makanan, dan pemeriksaan kesehatan.
Zulkifli Hasan menegaskan bahwa negara maju harus didukung masyarakat yang pintar dan sehat salah satu kuncinya adalah asupan makanan bergizi sejak masa pertumbuhan agar menghasilkan generasi generasi sehat, pandai berakhlakul karimah menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang Drs. H. Samsudin, M.Pd. mengaku bahwa pihaknya hingga saat ini belum mendapatkan program Makann Bergizi Gratis karena sampai saat ini belum ada kesepakatan dengan para orang tua siswa terkait pelaksanaan program tersebut.
Data Kementerian Koordinator Bidang Pangan menunjukkan adanya kesenjangan penerimaan program MBG di berbagai jenis lembaga pendidikan, salah satunya sekolah negeri di bawah kemendikdasmen yang mendapat penerimaan MBG hampir 95 persen.
"Sementara untuk sekolah agama atau madrasah baru 20 persen yang mendapatkan program ini, seperti di pondok pesantren," pungkasnya.
Harapannya, program presiden RI ini kedepan nanti ada sebuah solusi melalui MBG ini di MAN 2 Kota Malang.
Apa Reaksi Anda?