SMK PGRI 3 Malang Lepas Kontingen LKS Jatim 2026, Targetkan Juara di 16 Bidang Lomba
SMK PGRI 3 Kota Malang melepas kontingen Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Jawa Timur 2026 dalam sebuah acara di Aula SKARIGA, Jalan Raya Tlogomas Kecamatan Lowokwaru
MALANG SMK PGRI 3 Kota Malang melepas kontingen Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Jawa Timur 2026 dalam sebuah acara di Aula SKARIGA, Jalan Raya Tlogomas Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (9/3/2026).
Kepala SMK PGRI 3 Kota Malang, M. Lukman Hakim, mengatakan tim sekolahnya akan bertanding di ajang LKS tingkat provinsi yang digelar di Surabaya dan Sidoarjo.
SMK PGRI 3 Malang mengirimkan peserta pada 16 bidang lomba, yakni Auto Body Repair, Automobile Technology, Car Painting, Chemistry, CNC Turning, Collaborative Robot System Integration (eksibisi), Electrical Installation, Electronic, Graphic Design Technology, Industrial Control, Mechanical Engineering CAD, Plastic Die Engineering, Prototype Modeling, Refrigeration and Air Conditioning, Robot Manufacturing System, serta Welding.
“Targetnya tentu tidak ringan. Kami berharap bisa meraih juara pertama di masing-masing bidang meski tingkat kesulitannya cukup tinggi,” kata Lukman.
Ia menambahkan, selain kemampuan teknis, siswa juga dibekali kesiapan mental dan spiritual agar mampu menghadapi tantangan selama kompetisi.
Para peserta, lanjutnya, telah menjalani latihan intensif bersama para pembina agar mampu tampil maksimal saat berlaga. Pihak sekolah juga memastikan kondisi kesehatan para siswa tetap terjaga selama mengikuti lomba.
Salah satu peserta, Muhammad Malik Fauzi Badridduja, siswa kelas XII jurusan Elektronik Industri, mengaku menargetkan hasil terbaik meski harus menghadapi berbagai tantangan di arena lomba.
“Kesulitannya biasanya pada tekanan waktu saat kompetisi. Karena itu kami terus berlatih agar lebih tenang saat menghadapi lomba,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Aiko Safa Ramadhani, perwakilan tim bidang robotik. Ia mengatakan latihan dilakukan secara intensif, termasuk mengerjakan berbagai soal simulasi untuk memastikan kemampuan teknis robot berjalan sesuai program.
Dalam kompetisi tersebut, peserta harus menyelesaikan sejumlah tugas dalam waktu terbatas. Misalnya pada kategori robotik, peserta diminta memprogram robot untuk mengambil dan memindahkan benda ke posisi tertentu dalam durasi yang ditentukan.
Sementara itu, Steven Farel Erza Nurmahendra, siswa kelas XII TPA yang juga menjadi peserta lomba, menuturkan tantangan terbesar adalah soal yang baru diketahui saat hari pelaksanaan lomba tanpa kisi-kisi sebelumnya.
Meski demikian, ia tetap optimistis dapat bersaing dan meraih hasil terbaik.
“Harapannya kami bisa meraih juara pertama di LKS tingkat Provinsi Jawa Timur. Persaingan tentu ketat, tetapi kami sudah berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin,” katanya.
Pihak sekolah berharap para peserta mampu mengharumkan nama SMK PGRI 3 Kota Malang sekaligus membawa prestasi di ajang LKS Jawa Timur 2026. (*)
Apa Reaksi Anda?