Sinergi Pengelolaan Limbah, Polbangtan Malang Dikunjungi PHT Wlingi Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar
Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menerima kunjungan Tim Pasar Hewan Terpadu (PHT) Wlingi dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar.
MALANG - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menerima kunjungan Tim Pasar Hewan Terpadu (PHT) Wlingi dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar pada Rabu (3/6/2026). Kunjungan yang berlangsung di Divisi Pengelolaan Limbah Teaching Factory Kampus I Polbangtan Malang ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan limbah organik sekaligus pengembangan pakan alternatif yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.
Rombongan diterima oleh dosen Program Studi Agribisnis Peternakan (Agrinak), Luki Amar Hendrawati bersama mahasiswa. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai sistem pengelolaan limbah yang diterapkan Polbangtan Malang, mulai dari proses pengolahan limbah organik, budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), hingga pemanfaatan hasilnya sebagai pakan ternak dan produk turunan lainnya.
Perwakilan Tim PHT Wlingi, Andy Mulya, menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memperkaya wawasan sekaligus mengoptimalkan pengelolaan limbah yang telah berjalan di lingkungan Pasar Hewan Terpadu Wlingi.
“Kami datang ke Polbangtan Malang untuk melaksanakan studi banding terkait pengelolaan limbah. Di tempat kami kegiatan ini sebenarnya sudah berjalan, namun kami ingin meningkatkan kualitas pengelolaannya dengan mempelajari praktik dan inovasi yang diterapkan di Polbangtan Malang,” ujarnya.
Sementara itu, Luki Amar Hendrawati menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Menurutnya, budidaya maggot tidak hanya menjadi solusi pengurangan limbah organik, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan teknis dan kewirausahaan di bidang peternakan.
“Melalui keterlibatan aktif mahasiswa, pengelolaan maggot di Polbangtan Malang tidak hanya mendukung pembelajaran berbasis praktik, tetapi juga menghasilkan produk yang bermanfaat bagi sektor peternakan dan lingkungan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Polbangtan Malang berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar dalam pengembangan teknologi pengelolaan limbah organik yang inovatif, berkelanjutan, serta mendukung terwujudnya sektor pertanian dan peternakan yang maju, mandiri, dan ramah lingkungan. (*)
Apa Reaksi Anda?