Serap Aspirasi di Sidoarjo, Anggota DPRD Jatim Benjamin Kristianto Dorong Solusi Irigasi Petanian

Anggota DPRD Jatim dr. Benjamin Kristianto meninjau masalah irigasi pertanian di Desa Bogem Sidoarjo serta mengawal hibah rumah ibadah senilai Rp900 juta.

Juli 27, 2026 - 16:31
Serap Aspirasi di Sidoarjo, Anggota DPRD Jatim Benjamin Kristianto Dorong Solusi Irigasi Petanian
SURABAYA -

Komitmen penguatan sektor pertanian desa dan penegakan nilai toleransi beragama menjadi fokus utama dalam agenda serap aspirasi masyarakat (reses) Anggota DPRD Jawa Timur dari Dapil Jatim 2 (Kabupaten Sidoarjo), dr. Benjamin Kristianto, M.Kes. Kegiatan tersebut digelar di Desa Bogem, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Minggu (26/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, legislator Fraksi Partai Gerindra ini menyoroti persoalan krusial yang menimpa para petani lokal di Desa Bogem Pinggir. Berdasarkan peninjauan lapangan menggunakan sepeda motor, Benjamin menemukan kendala teknis sistem irigasi persawahan warga yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Gresik.

Meskipun potensi pasokan air dari sungai besar di lokasi sangat melimpah, elevasi tanah sawah berada pada posisi sekitar 10 meter lebih tinggi dari permukaan air. Jarak jangkauan aliran dari sungai menuju gorong-gorong sawah juga mencapai 500 meter, sehingga air tidak dapat mengalir secara alami.

Atas kondisi tersebut, Benjamin mendesak Dinas Pengairan dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur untuk segera merealisasikan bantuan mesin pompa pendorong (jet pump) beserta instalasi perpipaannya. Estimasi anggaran yang dibutuhkan diperkirakan berada pada kisaran Rp70 juta hingga Rp100 juta.

"Pemerintah Provinsi Jatim melalui dinas terkait harus hadir memperhatikannya. Ini bukan cuma soal memberi akses nafkah bagi petani, tapi juga menjaga ruang terbuka hijau desa dari gempuran alih fungsi lahan menjadi perumahan. Namun, jika dinas terkait lambat bergerak, kita tidak boleh tinggal diam. Kita siap swadaya dan patungan bersama warga demi membelikan pompa tersebut," tegas Benjamin.

Selain persoalan pertanian, Benjamin membeberkan realisasi pengawalan bantuan hibah rumah ibadah dari Pemprov Jatim senilai kurang lebih Rp900 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk perbaikan fisik serta renovasi total fasilitas beberapa masjid dan pondok pesantren di wilayah Balongbendo, Krian, hingga Tarik yang sebelumnya mengalami kerusakan struktur atap dan plafon.

Langkah politisi berlatar belakang medis ini dalam memfasilitasi perbaikan sarana ibadah umat Islam menegaskan prinsip kebhinekaan yang diusungnya. Bagi Benjamin, aksi nyata kemanusiaan dan kebangsaan tidak boleh dibatasi oleh sekat agama maupun golongan.

"Gerindra mendukung nasionalisme tanpa membedakan agama, suku, ras, maupun status ekonomi. Semua agama mengajarkan kebaikan. Latar belakang saya sebagai dokter mengajarkan untuk tidak pernah menanyakan apa agama atau pekerjaan pasien sebelum menolong. Hal yang sama berlaku dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagaimana arsitek Katolik yang merancang Masjid Istiqlal, keberagaman justru memperkuat persatuan bangsa," pungkasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow