September 2026, Event Sepeda Ekstrim Internasional Banyuwangi BIG Downhill Kembali Digelar
Gelaran balap sepeda gunung bergengsi Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026 dipastikan bakal kembali menguji adrenalin para rider tanah air hingga mancanegara.
Gelaran balap sepeda gunung bergengsi Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026 dipastikan bakal kembali menguji adrenalin para rider tanah air hingga mancanegara. Ajang balap ekstrem kelas dunia ini dijadwalkan menghentak trek legendaris Gantasan Bike Park, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, pada 19-20 September 2026 mendatang.
BANYUWANGI - Gantasan Bike Park yang berada di kawasan kaki Gunung Ijen ini kembali dipilih lantaran memiliki keunikan karakter trek alami yang menantang, sekaligus memanjakan mata para peserta dengan panorama alam yang asri.
Presiden Sego Anget Racing Team (SART) sekaligus ketua panitia penyelenggara, H. Munif, menegaskan bahwa persiapan teknis dan konsep ajang tahun ini dirancang jauh lebih spektakuler dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.
BIG Downhill bukan sekadar kompetisi balap sepeda biasa, melainkan panggung besar untuk mengenalkan keindahan alam Geopark Ijen ke mata dunia," kata H. Munif kepada TIMES Indonesia, Selasa (21/7/2026).
Sebagai wadah komunitas sepeda gunung lokal Banyuwangi, SART berkomitmen menghadirkan standar penyelenggaraan kelas atas demi kepuasan para peserta. Semangat gotong royong dan kecintaan pada olahraga ekstrem menjadi bahan bakar utama SART dalam mengemas ajang tahunan yang paling ditunggu-tunggu para pembalap ini.
Keberhasilan menggelar event berskala internasional ini tak lepas dari sinergi kuat dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Pemkab menilai BIG Downhill sebagai sarana efektif dalam mempromosikan sektor sports tourism unggulan yang konsisten menyedot perhatian wisatawan.
Tak hanya itu, dukungan teknis dan regulasi resmi juga mengalir deras dari dua induk organisasi balap sepeda ternama, yakni Union Cycliste Internationale (UCI) dan Indonesian Cycling Federation (ICF). Keterlibatan UCI dan ICF memastikan lintasan serta jalannya perlombaan memenuhi standar keselamatan dan kualitas kompetisi tingkat global.
Bagi para pembalap, menaklukkan lintasan Gantasan yang terkenal licin, berbatu, dan sarat tikungan tajam merupakan gengsi tersendiri yang wajib ditaklukkan. Di sisi lain, dampak positif dari gelaran ini dipastikan bakal dirasakan langsung oleh warga sekitar melalui geliat UMKM, keterisian penginapan, hingga bangkitnya sektor pariwisata lokal.
Ratusan pembalap dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara diperkirakan akan memadati Bumi Blambangan demi meretas batas kecepatan terbaik mereka. Catat tanggal mainnya dan bersiaplah menjadi saksi lahirnya para juara baru di lintasan ekstrem Gantasan Bike Park Banyuwangi!. (*)
Pewarta : Fazar Dimas
Apa Reaksi Anda?