Rutan Batusangkar Disambangi Irwil III Kemenimipas: Wajib Zero Narkoba dan Judi Online

Irwil III Kemenimipas sidak Rutan Batusangkar, tegaskan zero narkoba, judi online, pungli, dan HP ilegal, serta minta penguatan pengawasan dan pembinaan WBP berintegritas.

Februari 26, 2026 - 09:00
Rutan Batusangkar Disambangi Irwil III Kemenimipas: Wajib Zero Narkoba dan Judi Online

BATUSANGKAR Inspektur Wilayah III Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Irwil III Kemenimipas), Hendro Tri Prasetyo, melakukan kunjungan kerja ke Rutan Kelas IIB Batusangkar (Rutan Batusangkar) pada Rabu (25/2/26) siang.

Kedatangan Irwil III disambut langsung oleh Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, bersama pejabat struktural dan jajaran. Turut hadir mendampingi agenda tersebut Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat, Rio M Sitorus.

Saat kedatangan, Irwil III terlebih dahulu memantau situasi dan kondisi lingkungan Rutan, termasuk area hunian serta Warga Binaan. Dalam laporannya, Karutan Reza menyampaikan bahwa Rutan Batusangkar dalam kondisi aman dan kondusif dengan kapasitas hunian Rutan yang hanya 35 orang, namun dihuni oleh 138 WBP yang terdiri dari 115 narapidana dan 23 tahanan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dan penguatan yang berlangsung di Ruang Kerja Karutan. Dalam arahannya, Irwil III menegaskan zero tolerance terhadap keterlibatan pegawai dalam peredaran dan penyalahgunaan narkotika, praktik judi online, maupun pungutan liar. Ia juga menekankan bahwa sanksi tegas baik secara administratif maupun pidana akan diberlakukan bagi ASN yang terbukti melanggar.

“Tidak ada ruang sedikit pun bagi pegawai yang terlibat narkoba, judi online, maupun praktik pungutan liar. Jika terbukti, sanksi tegas administratif hingga proses hukum akan dijalankan. Integritas adalah tetap harus dijaga,” tegas Hendro Tri Prasetyo.

Lebih lanjut, Ia menyoroti pentingnya penguatan pengawasan internal terhadap pegawai serta optimalisasi pelaksanaan Program Aksi Kemenimipas. Ia meminta seluruh jajaran untuk aktif melalui pemberitaan yang konstruktif, khususnya terkait program pembinaan WBP.

“Bangun pemberitaan positif tentang pembinaan yang telah dilakukan. Tunjukkan kepada masyarakat bahwa pemasyarakatan hadir untuk membina dan memperbaiki. Pegawai juga harus bijak bermedia sosial, tidak mudah terprovokasi hoaks, serta turut membantu meluruskan informasi yang tidak benar,” tambahnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap peredaran handphone ilegal di dalam Rutan.

“Pastikan tidak ada handphone gelap yang beredar di dalam. Pengawasan harus diperketat agar tidak ada celah bagi warga binaan untuk menyalahgunakan fasilitas komunikasi secara ilegal,” ujarnya.

Terakhir ia menekankan pentingnya menjaga satu visi antara Pimpinan dan Anggota untuk menciptakan suasana harmonis dan berdampak positif terhadap kinerja Instansi.

Sementara itu, Karutan Reza menyampaikan apresiasi atas kedatangan dan arahan Irwil III. Ia turut berkomitmen menindaklanjuti seluruh arahan yang diberikan Irwil III.

“Kami berkomitmen penuh melaksanakan arahan Irwil III, khususnya dalam penguatan pengawasan pegawai dan pemberantasan Narkoba, Judol, Pungli dan handphone ilegal. Meski dalam kondisi overkapasitas, kami akan terus meningkatkan integritas, pengamanan, serta kualitas pembinaan bagi warga binaan,” tutur Reza. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow