RSUD Pandega Pangandaran Soroti Pentingnya Adekuasi Dialisis bagi Pasien Gagal Ginjal

Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ginjal.

Maret 12, 2026 - 14:30
RSUD Pandega Pangandaran Soroti Pentingnya Adekuasi Dialisis bagi Pasien Gagal Ginjal

PANGANDARAN Dokter spesialis penyakit dalam RSUD Pandega Pangandaran, dr. Erisanti Nurfarida menyoroti pentingnya adekuasi dialisis bagi pasien yang menjalani terapi pengganti ginjal.

Hal itu ia ungkapkan dalam rangka peringatan World Kidney Day yang diperingati setiap minggu kedua hari Kamis di bulan Maret.

Menurutnya, peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ginjal.

dr Erisanti Nurfarida menjelaskan bahwa adekuasi dialisis merupakan ukuran efektivitas proses dialisis atau cuci darah dalam membersihkan zat-zat sisa metabolisme dari tubuh pasien gagal ginjal.

Menurutnya, adekuasi dialisis yang optimal sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien yang menjalani terapi pengganti ginjal dalam jangka panjang.

"Adekuasi dialisis menjadi salah satu indikator penting untuk memastikan bahwa proses dialisis berjalan efektif sehingga pasien dapat mempertahankan kualitas hidup yang lebih baik," ujar dr. Erisanti, Kamis (12/3/2025).

Menjaga Kualitas Hidup Pasien

Ia menjelaskan, pada pasien gagal ginjal kronis yang sudah memasuki tahap akhir, fungsi ginjal tidak lagi mampu menyaring racun dan kelebihan cairan dari tubuh.

Karena itu, terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis menjadi solusi untuk membantu menggantikan fungsi tersebut.

Namun demikian, keberhasilan terapi tidak hanya bergantung pada frekuensi dialisis, tetapi juga pada kualitas dan kecukupan proses dialisis yang dilakukan.

"Jika adekuasi dialisis tercapai dengan baik, maka proses pembuangan racun dalam tubuh berjalan optimal, sehingga keluhan pasien dapat berkurang dan kondisi kesehatan lebih stabil," katanya.

Edukasi untuk Pasien dan Masyarakat

Melalui momentum World Kidney Day, dr. Erisanti juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan ginjal dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga tekanan darah, mengontrol kadar gula darah, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Selain itu, pasien yang sudah menjalani terapi dialisis juga diimbau untuk mengikuti jadwal pengobatan secara teratur dan mematuhi anjuran dokter agar proses pengobatan dapat berjalan optimal.

"Dengan pengelolaan yang baik dan adekuasi dialisis yang tercapai, pasien terapi pengganti ginjal tetap dapat menjalani hidup dengan kualitas yang lebih baik," pungkasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow