Richard Mille: Tanpa Emas dan Berlian, Kenapa Bisa Tembus Puluhan Miliar?
Richard Mille dikenal sebagai jam tangan mewah tanpa emas dan berlian, namun harganya bisa tembus puluhan miliar. Simak alasan teknologi dan strateginya.
JAKARTA Richard Mille dikenal sebagai merek jam tangan mewah yang harganya bisa mencapai puluhan miliar rupiah, meski tanpa mengandalkan emas atau berlian sebagai daya tarik utama. Lalu, kenapa harga Richard Mille bisa semahal itu? Jawabannya terletak pada inovasi teknologi, material ekstrem, dan strategi eksklusivitas yang berbeda dari brand jam mewah tradisional.
Pendiri Richard Mille Bukan Watchmaker
Brand Richard Mille didirikan oleh Richard Mille, yang memulai kariernya di industri jam pada 1974. Ia bukan pembuat jam (watchmaker), melainkan eksekutif bisnis yang pernah menjabat posisi penting di perusahaan jam dan perhiasan mewah Prancis.
Melihat industri jam mewah yang menurutnya terlalu nyaman dengan desain klasik, emas, dan berlian, Mille ingin menciptakan sesuatu yang benar-benar baru: jam tangan sebagai mesin berteknologi tinggi.
Terinspirasi Formula 1 dan Dunia Penerbangan
Sebagai penggemar Formula 1 dan aviasi, Richard Mille ingin membuat jam seperti mobil balap: ringan, presisi, dan tahan benturan ekstrem. Pada 1999, di usia 50 tahun, ia keluar dan mendirikan brand sendiri.
Ia menggandeng pembuat movement ternama Audemars Piguet Renaud & Papi untuk mengembangkan mesin jam super kompleks dan tahan guncangan.
Material Ekstrem: Bukan Emas, Tapi Teknologi
Berbeda dari jam mewah tradisional, Richard Mille menggunakan material seperti Carbon TPT, Graphene, dan Alusic—material yang lazim ditemukan di dunia balap dan industri kedirgantaraan.
Model pertamanya, RM 001 yang dirilis pada 2001, bahkan didemonstrasikan dengan dijatuhkan ke lantai di depan jurnalis—dan tetap berfungsi normal.
Atlet dunia seperti Rafael Nadal juga memakai Richard Mille saat bertanding, termasuk seri RM 27-04, untuk membuktikan ketahanan di kondisi nyata.
Harga Richard Mille di Indonesia (2026)
Per Februari 2026, harga Richard Mille di Indonesia berada di kisaran:
-
RM 030: Rp6–8,5 miliar
-
RM 055: Rp9–12 miliar
-
RM 35: Rp10–15 miliar
-
RM 67: Rp8,5–12 miliar
-
RM 27-04 Rafa: mulai Rp16 miliar dan bisa jauh lebih tinggi
Unit pre-owned umumnya mulai sekitar Rp4,5 miliar hingga di atas Rp12 miliar, tergantung seri dan kondisi. Beberapa model bahkan mengalami kenaikan harga karena produksinya sangat terbatas.
Inovasi Teknologi atau Simbol Status?
Richard Mille membangun citra sebagai “mesin balap di pergelangan tangan”. Harga mahalnya bukan sekadar karena material, melainkan kombinasi riset teknis, produksi terbatas, dan positioning sebagai ultra-luxury brand.
Tanpa emas dan berlian, Richard Mille justru menjual teknologi, eksklusivitas, dan status sosial dalam satu paket.
Apa Reaksi Anda?