Refleksi 1 Tahun Bupati Eman-Wabup Dena: Ekonomi Majalengka Tumbuh, Investasi Melonjak
Bertempat di Gedung Yudha Karya Abdi Negara, forum strategis ini menjadi panggung evaluasi capaian pembangunan tahun 2025 sekaligus konsolidasi besar menghadapi agenda pembangunan 2026.
MAJALENGKA Di tengah semangat refleksi dan harapan baru, Pemerintah Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka) menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) sekaligus Tasyakuran Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan.
Bertempat di Gedung Yudha Karya Abdi Negara, forum strategis ini menjadi panggung evaluasi capaian pembangunan tahun 2025 sekaligus konsolidasi besar menghadapi agenda pembangunan 2026.
Hadir dalam rapat tersebut jajaran pejabat struktural mulai dari Staf Ahli, Asisten Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Direktur BUMD, hingga para camat se-Kabupaten Majalengka.
Satu tahun perjalanan kepemimpinan Eman-Dena dipotret sebagai fase transformasi besar yang mengubah wajah Majalengka menjadi kekuatan ekonomi baru di Jawa Barat.
Refleksi tersebut tidak sekadar seremoni, melainkan simbol sinergi kebijakan dan implementasi program yang menghasilkan capaian konkret bagi masyarakat.
Pada tahun 2025, berbagai indikator pembangunan menunjukkan lonjakan signifikan. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Majalengka tercatat menembus angka 9,01 persen, melampaui rata-rata wilayah sekitarnya.
Kinerja birokrasi pun mencatat prestasi membanggakan dengan kenaikan nilai SAKIP berpredikat BB tertinggi di Jawa Barat, serta Indeks Reformasi Birokrasi yang menempatkan Majalengka dalam 10 besar terbaik se-Jawa Barat.
Di sektor investasi dan ketenagakerjaan, realisasi investasi mencapai Rp3,36 triliun, berdampak pada penurunan angka pengangguran hingga 3,62 persen.
Sementara itu, inovasi layanan publik melalui Program SAT SET menghadirkan kemudahan administrasi bagi ibu melahirkan yang langsung membawa akta kelahiran saat pulang dari fasilitas kesehatan.
Mall Pelayanan Publik (MPP PRO) juga telah melayani lebih dari 65 ribu warga dengan layanan terintegrasi dan cepat.
Memasuki tahun 2026, Pemkab Majalengka menegaskan komitmen melanjutkan pembangunan dengan pendekatan yang lebih inovatif dan responsif.
Fokus diarahkan pada modernisasi industri lokal melalui gerakan Gentengisasi Jatiwangi, penguatan program lingkungan lewat Geber Jumat dan Selasa Berseri.
Juga menjaga stabilitas harga pangan dengan inflasi terkendali di angka 3,09 persen dan respons cepat terhadap kebencanaan.
Bupati Eman Suherman menegaskan pentingnya transparansi capaian pembangunan sekaligus respons cepat terhadap keluhan masyarakat sebagai fondasi tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
"Publikasikan capaian sebagai transparansi, jawab keluhan dengan solusi," tegas Bupati Majalengka H Eman Suherman, Selasa (24/2/2016).
Refleksi satu tahun kepemimpinan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk mengawal pertumbuhan Majalengka agar berbuah pada kesejahteraan yang merata.
Dengan semangat kolaborasi, Pemerintah Kabupaten Majalengka optimistis melangkah menuju Majalengka "Saekeun" yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. (*)
Apa Reaksi Anda?