Prestasi Internasional; Tim Mahasiswa Pendidikan IPA UNIPMA Madiun Sabet 3rd Runner Up di ISCP 2026
Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA Unipma Madiun (Universitas PGRI Madiun) meraih prestasi internasional dengan menyabet posisi 3rd Runner Up
MADIUN - Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA Unipma Madiun (Universitas PGRI Madiun) meraih prestasi internasional dengan menyabet posisi 3rd Runner Up dalam ajang International Scientific Paper Competition (ISCP) 2026 yang diumumkan pada Sabtu (2/5/2026).
Kompetisi tersebut digelar dalam rangka peringatan “6th Anniversary STIE Darul Falah Mojokerto, Indonesia”.
Mahasiswa yang meraih penghargaan tersebut adalah Krisma Lofitasari, Arvika Chanda Danela, dan Alifinia Julia Permata Sari. Mereka berhasil menarik perhatian dewan juri melalui karya ilmiah berjudul “Digital Transformation of Waste Bank System in Encouraging a Circular Economy: A Comparative Study of Surabaya and Madiun Cities Towards Sustainable Economic Development”.
Paper tersebut mengangkat isu transformasi digital dalam pengelolaan bank sampah sebagai upaya mendorong ekonomi sirkular, dengan studi komparatif antara Kota Surabaya dan Kota Madiun. Topik ini dinilai relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan serta pengelolaan lingkungan di perkotaan.
Ajang ISCP 2026 diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri. Setiap peserta harus melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari pengumpulan abstrak, penilaian full paper, hingga presentasi di hadapan dewan juri.
Ketua Program Studi Pendidikan IPA Unipma Madiun, Dr. Tantri Mayasari, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa tersebut. “Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa atas prestasi yang diraih. Ini merupakan bukti bahwa mahasiswa Pendidikan IPA mampu bersaing di tingkat internasional dengan karya ilmiah yang berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras mahasiswa serta dukungan dosen pembimbing dan lingkungan akademik yang kondusif. Menurutnya, program studi terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam penelitian dan kompetisi ilmiah sebagai bagian dari pengembangan kompetensi akademik.
Krisma Lofitasari menyampaikan bahwa proses penyusunan paper hingga mengikuti kompetisi memberikan pengalaman berharga. Selain meningkatkan kemampuan riset, mereka juga mengasah keterampilan komunikasi ilmiah dan kerja tim.
Prestasi mahasiswa Unipma Madiun ini diharapkan dapat menjadi motivasi yang lain untuk terus berkarya dan berprestasi di tingkat internasional. Selain itu, capaian tersebut juga memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. (*)
Apa Reaksi Anda?