Potret Kedekatan Satgas TMMD 127 Kodim 0809/Kediri dan Anak-anak Desa Gadungan
Prajurit Satgas TMMD ke-127 Kodim 0809/Kediri akrab dengan anak-anak Desa Gadungan lewat pengecatan sekolah, permainan tradisional, hingga kemah pramuka untuk tanam karakter.
KEDIRI Para prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0809/Kediri di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, tidak hanya berfokus pada pengerjaan sasaran pembangunan.
Di sela-sela kegiatan, para prajurit juga menjalin kedekatan dengan masyarakat, terutama anak-anak. Hal itu seperti yang terlihat di halaman SDN Gadungan 4 saat sejumlah siswa menghampiri prajurit TNI yang tengah berada di lingkungan sekolah.
Anak-anak tampak antusias menyapa dan berbincang dengan para prajurit yang sedang melakukan pengecatan bangunan sekolah. Pengecatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan perbaikan fasilitas pendidikan dalam program TMMD ke-127 di wilayah Desa Gadungan.
Salah satu prajurit yang terlihat berbincang dengan anak-anak tersebut yakni Praka Zull Sangaji dari Yonif 512, mengatakan, interaksi dengan warga tidak hanya dilakukan saat bekerja bersama masyarakat yang telah dewasa, tetapi juga dengan anak-anak yang sering menghampiri prajurit saat berada di lokasi kegiatan.
"Biasanya anak-anak datang karena penasaran melihat kami bekerja. Kami menyambut mereka dengan baik karena ini juga bagian dari membangun kedekatan dengan masyarakat," cerita Praka Zull Sangaji, Sabtu, (04/06/2026).
Kedekatan para prajurit Satgas TMMD Kodim 0809/Kediri dengan anak-anak Desa Gadungan tidak hanya itu. Beberapa waktu lalu, para personel Satgas TMMD Kodim 0809/Kediri juga tampak akrab dengan anak-anak saat bermain permainan tradisional bersama.
Sejumlah permainan tradisional yang dimainkan antara lain kelereng, lompat tali, serta gedrek atau engklek. Komandan Kompi Satgas TMMD ke-127 Lettu Inf Sunarno mengungkapkan permainan tradisional dipilih karena memiliki nilai edukatif sekaligus mengandung unsur kearifan lokal yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda.
"Permainan seperti kelereng, lompat tali, dan engklek dapat melatih koordinasi gerak, ketangkasan, konsentrasi, serta menumbuhkan sikap sportif dan kerja sama di antara anak-anak," kata Lettu Inf Sunarno.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendorong anak-anak agar lebih aktif berinteraksi dan tidak terlalu bergantung pada penggunaan telepon genggam dii tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi, anak-anak cenderung lebih sering bermain dengan handphone.
Anak-anak yang mengikuti permainan tradisional ini adalah mereka yang sekolah di SDN 3 Gadungan, dengan total 54 siswa. "Kami ingin mengajak mereka kembali bermain secara langsung bersama teman-temannya," terangnya.
Kedekatan antara anak-anak dan para prajurit Satgas TMMD Kodim 0809/Kediri juga terlihat saat anak-anak yang berada di sekitar posko Satgas TMMD Kodim 0809/Kediri duduk bersama dengan para prajurit untuk bercengkerama dan bermain dalam suasana santai.
Interaksi tersebut memperlihatkan kedekatan tanpa sekat antara TNI dan masyarakat. Anak-anak tampak antusias, sementara anggota Satgas TMMD melayani dengan penuh kehangatan, menciptakan suasana yang akrab dan penuh keceriaan di sekitar posko.
Salah satu anak, Bagas (7), mengaku senang bisa bermain dan berbincang bersama anggota TNI. "Om tentara baik, sering ngajak ngobrol. Kami senang datang ke posko untuk main-main," ujarnya polos. Anak lainnya, Alif (8), mengatakan kehadiran Satgas TMMD membuat desa terasa lebih hidup. "Kalau ada om tentara, ramai dan seru. Om tentara juga tidak galak," terangnya.
Interaksi langsung dengan anak-anak juga menjadi sarana menanamkan nilai positif sejak dini. Dengan kebersamaan antara anak-anak dan para prajurit, diharapkan tumbuh rasa saling menghargai dan semangat kebersamaan.
Selain mengobrol dan bermain bersama, Satgas TMMD Kodim 0809/Kediri juga berkembah bersama para pelajar anggota pramuka. Berlangsung pada awal pelaksanaan TMMD ke 127, kegiatan perkemahan tersebut berlangsung selama dua hari dan diikuti sekitar 120 peserta dari delapan sekolah.
Lettu Inf Sunarno menegaskan bahwa keterlibatan Pramuka dalam TMMD bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, TMMD juga menyasar pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda.
"TMMD tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga membangun karakter masyarakat. Melalui kegiatan Pramuka ini, kami ingin anak-anak ikut merasakan nilai kebersamaan, gotong royong, dan disiplin sejak dini," katanya lagi.
Lettu Inf Sunarno berharap kegiatan kepramukaan yang terintegrasi dengan TMMD dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air serta memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, terutama kalangan pelajar. "Harapannya, anak-anak tidak hanya tahu TMMD dari cerita, tapi juga merasakan langsung bagaimana kebersamaan dan kepedulian itu dibangun," katanya.
Dengan kedekatan yang terjalin antara para prajurit TNI AD dan anak-anak Desa Gadungan, kehadiran Satgas TMMD ke-127 di Desa Gadungan diharapkan tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan fisik, tetapi juga kenangan positif dan ikatan sosial yang kuat bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
Program TMMD merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kediri dengan TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0809/Kediri dalam mempercepat pembangunan desa. Pada tahun 2026, pelaksanaan TMMD ke-127 dipusatkan di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, dengan berbagai kegiatan pembangunan fisik maupun nonfisik yang melibatkan masyarakat setempat.(*)
Apa Reaksi Anda?