Pentingnya Partisipasi Warga dalam Pembangunan Desa

Otonomi desa telah memberikan kewenangan bagi desa untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan desa sesuai dengan kebutuhan masing-masing desa terutama partisipasi wa ...

Juli 20, 2023 - 20:10
Pentingnya Partisipasi Warga dalam Pembangunan Desa

TIMESINDONESIA, MADIUN – Otonomi desa telah memberikan kewenangan bagi desa untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan desa sesuai dengan kebutuhan masing-masing desa terutama partisipasi warga untuk mensejahterakan masyarakat desa itu sendiri.

Salah satu desa yang sedang meningkatkan partisipasi warga adalah Desa Tileng yang terletak di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Desa ini adalah salah satu desa yang potensinya adalah pertanian, khususnya pertanian ladang yang menghasilkan berbagai macam buah seperti durian, alpukat, klengkeng, dan palawija.

Berpotensinya Desa Tileng Kabupaten Madiun membuat dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Brawijaya, Ratnaningsih Damayanti S.IP, M.Ec. Dev menyelenggarakan workshop tentang Penguatan Inklusi Sosial dalam Pembangunan Desa yang dihadiri oleh perwakilan perangkat desa, pemuda, perwakilan PKK dan kelompok tani.

Melalui kegiatan workshop ini, Ratna menyampaikan bahwa penting bagi setiap kalangan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa.

“Hadir dalam musyawarah dusun atau desa adalah bentuk partisipasi dalam perencanaan pembangunan, namun tingkat yang paling bawah. Turut serta memberikan usulan kegiatan adalah tingkat partisipasi yang lebih tinggi. Terlibat dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan adalah tingkat partisipasi yang lebih tinggi lagi,” ucapnya.

Dalam mengikuti workshop ini peserta sangat antusias. Dari diskusi yang dilaksanakan, muncul usulan pembangunan ibu seperti penambahan anggaran posyandu. Selain itu juga keinginan warga untuk pembangunan infrastruktur jalan. Serta pembangunan fasilitas olah raga yang bisa dimanfaatkan pemuda setempat.

Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan UB ini mengungkapkan desa merupakan objek sekaligus subjek pembangunan, maka adanya ekslusi sosial atau marginalisasi sosial perlu dihindarkan. “Salah satu strateginya adalah dengan inklusi sosial atau mendorong keterlibatan segenap masyarakat desa dalam pembangunan desa,” paparnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow